Berita

Bebas Perpeloncoan, Begini Cara MTs Muhammadiyah Kaloran Ciptakan Sekolah Bebas Bullying

PWMJATENG.COMTEMANGGUNG – MTs Muhammadiyah Kaloran mengikis stigma masa orientasi yang menakutkan melalui Masa Ta’aruf Murid Madrasah (MATAMUDA) 2026. Panitia mengemas seluruh kegiatan secara interaktif dan menyenangkan hingga penutupan di Bukit Cinta Rawapening, Jumat (17/7/2026). Langkah ini menjadi bukti nyata komitmen madrasah dalam menciptakan sekolah bebas bullying sejak hari pertama sekolah.

Langkah progresif ini mempertegas komitmen madrasah dalam menghadirkan lingkungan belajar yang aman. Selama lima hari, peserta didik baru menerima pembekalan karakter tanpa tekanan fisik maupun mental. Panitia merancang seluruh agenda agar proses transisi siswa berjalan lancar.

Pihak panitia menegaskan fokus utama kegiatan ini, yaitu membangun rasa percaya diri siswa baru. “Kami ingin memastikan proses transisi para siswa berjalan tanpa rasa takut atau tertekan. MATAMUDA difokuskan pada pembentukan karakter, pengembangan potensi, dan pencegahan perundungan (anti-bullying),” ujar panitia MATAMUDA.

Gandeng Kepolisian hingga Nakes

Guna memberikan pemahaman komprehensif mengenai cara cegah perundungan di sekolah, madrasah menggandeng berbagai instansi resmi. Salah satunya, pihak Kepolisian memberikan materi Bimbingan Remaja Usia Sekolah (BRUS). Materi ini membekali siswa dengan pemahaman hukum mengenai bahaya kekerasan dan kejahatan siber.

Aipda Fahrurrozi dari unsur Kepolisian memberikan edukasi mendalam terkait perlindungan anak di era digital. “Edukasi ini penting untuk memberikan pemahaman mengenai pencegahan perundungan, kekerasan terhadap anak, serta literasi kejahatan siber sejak dini,” ujar Aipda Fahrurrozi saat mengisi materi.

Selain edukasi hukum, Sertu Ahmad Gandavi dari Koramil setempat memberikan pelatihan Peraturan Baris-Berbaris (PBB) demi memupuk kedisiplinan dan jiwa patriotisme. Sementara itu, tim Puskesmas menggelar Cek Kesehatan Gratis (CKG) untuk memastikan kondisi fisik seluruh peserta didik baru tetap prima.

Inovasi Orientasi dan Pemetaan Talenta

Panitia menerapkan pendekatan orientasi siswa ramah anak lewat metode interaktif Amazing Race saat mengenalkan fasilitas madrasah. Sementara itu, kader Ikatan Pelajar Muhammadiyah (IPM) mendampingi siswa saat menyampaikan materi adab dan tata tertib lewat simulasi harian.

Selain menerapkan konsep mpls menyenangkan, para guru memanfaatkan kegiatan ini untuk memetakan bakat serta profil belajar siswa secara personal. Seluruh peserta kemudian mengakhiri rangkaian acara dengan refleksi kebersamaan di kawasan wisata alam Bukit Cinta Rawapening.

Melalui pendekatan Kurikulum Berbasis Cinta (KBC) ini, MTs Muhammadiyah Kaloran yakin seluruh siswa baru dapat beradaptasi secara optimal. Madrasah berkomitmen penuh untuk terus menjadi rumah kedua yang aman, nyaman, dan ramah bagi tumbuh kembang peserta didik.

Kontributor: Reee
Editor: Al-Afasy

Muhammadiyah Jawa Tengah

Muhammadiyah Jawa Tengah adalah gerakan Islam yang mempunyai maksud dan tujuan menegakkan dan menjunjung tinggi agama Islam sehingga terwujud masyarakat Islam Jawa Tengah yang sebenar-benarnya

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

https://merdekakreasi.co.id/buku/pkvgames/https://merdekakreasi.co.id/buku/bandarqq/https://merdekakreasi.co.id/buku/dominoqq/https://merdekakreasi.co.id/tentang-kami/