Gandeng BNN, MPLS 2026 SMP Muhammadiyah 2 Purwokerto Mulai Tanamkan Karakter BERAKSI
PWMJATENG.COM, BANYUMAS – SMP Muhammadiyah 2 Purwokerto resmi memulai kegiatan Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah pada tahun ajaran baru 2026/2027. Sekolah meluncurkan agenda MPLS 2026 SMP Muhammadiyah 2 Purwokerto ini dengan mengusung jargon utama “BERAKSI”. Melalui jargon tersebut, pihak sekolah siap membentuk karakter siswa baru yang unggul dan religius.
Suasana penuh semangat menyelimuti halaman sekolah sejak Senin pagi. Ratusan siswa baru berpakaian merah-putih mengikuti Upacara Pembukaan dengan khidmat. Wakil Kepala Sekolah, Didi Purwanto, S.Pd., memimpin langsung upacara pembuka tersebut.
Edukasi Antinarkoba Sejak Hari Pertama
Setelah upacara selesai, para siswa segera menuju ke ruang seminar utama. Pemateri utama, Dhiafina Elisa Putri, S.Pd, Gr., langsung memandu materi adaptasi lingkungan. Sesi awal ini berfokus membantu peserta didik baru mengenali identitas diri mereka di sekolah.
Pihak panitia kemudian melanjutkan rangkaian acara dengan sesi interaktif. Kurnia Widiasih, S.Pd. mengenalkan jajaran guru dan karyawan kepada para siswa. Setelah itu, Wanti Kurniasih, S.Pd. memberikan materi penguatan karakter bertajuk “Rukun sama Teman” untuk membangun persaudaraan.
Langkah menarik terlihat saat sekolah menggandeng Badan Narkotika Nasional (BNN). Institusi ini memberikan edukasi khusus mengenai bahaya NAPZA kepada seluruh peserta. Kolaborasi nyata tersebut menjadi benteng penting untuk melindungi generasi muda dari ancaman narkoba. Langkah preventif ini juga memperkuat agenda MPLS 2026 SMP Muhammadiyah 2 Purwokerto pada aspek ketakwaan.
Mengenal Lingkungan Fisik dan Budaya Sekolah
Selain materi di kelas, Ikatan Pelajar Muhammadiyah (IPM) juga ikut mengambil bagian. Bersama Faiz Muhammad Nur, S.Pd., mereka mengajak siswa baru berkeliling mengenali lingkungan fisik sekolah. Agenda ini membuat para peserta lebih cepat mengenali fasilitas belajar mereka.
Untuk menanamkan etika, Unik Abidah Rahman, S.Pd. memberikan materi “Budaya 5S”. Budaya ini meliputi Senyum, Sapa, Salam, Sopan, dan Santun. Sekolah mewajibkan pilar etika ini menjadi kebiasaan harian seluruh siswa.
Melalui agenda MPLS 2026 SMP Muhammadiyah 2 Purwokerto, sekolah menjabarkan lima poin operasional BERAKSI. Poin tersebut adalah Bertaqwa, Berprestasi, Kreatif, Kolaboratif, dan Komunikasi. Kelima aspek ini menjadi komitmen bersama untuk mencetak generasi emas yang berkemajuan. Pihak sekolah menutup kegiatan hari pertama ini dengan ibadah salat berjamaah dan refleksi bersama.
Kontributor: Agus Salim
Editor: Alafasy



