Delegasi Bangkok Turun Tangan, Kenalkan Inovasi Pembelajaran Ini Agar Siswa Kendal Tak Bosan di Kelas

PWMJATENG.COM, KENDAL – Pendidik masa kini menghadapi tantangan besar untuk menjaga fokus siswa di dalam kelas. Oleh karena itu, Universitas Muhammadiyah Kendal-Batang (UMKABA) menggandeng SMP Muhammadiyah 6 Kendal (Muhandal). Kedua lembaga ini meluncurkan sebuah terobosan baru bagi para guru setempat pada Sabtu (27/6/2026).
Kolaborasi strategis ini mewujud dalam Workshop Inovasi Cerita Bergambar dalam Pembelajaran. Selain itu, acara penting tersebut berlokasi di wilayah-2 Kabupaten Kendal. Puluhan guru SD dan SMP Muhammadiyah menghadiri pelatihan ini dengan antusias.
Rahasia Metode Mengajar Kreatif ala Utomo
Untuk memicu kreativitas peserta, pihak panitia menghadirkan Dr. Utomo, M.Pd. sebagai pembicara utama. Wakil Rektor III UMKABA tersebut bukan sosok sembarangan. Beliau merupakan mantan delegasi Indonesia dalam STEM Education Leadership Training di Universitas Chulalongkorn, Bangkok.
Melalui acara ini, Utomo membagikan langsung ilmu internasionalnya kepada para peserta. Dampaknya, pendidik lokal kini belajar merancang media cerita bergambar secara mandiri. Guru melatih keterampilan membuat komik edukatif dan buku ilustrasi agar materi pelajaran lebih mudah dipahami murid.
Menurut Utomo, metode mengajar kreatif ini memiliki landasan pedagogis yang sangat kuat. “Pemanfaatan cerita bergambar merupakan sarana pedagogis strategis. Pendekatan ini mengintegrasikan narasi emosional, kognisi visual, dan aktivitas aktif,” jelasnya.
Praktik Langsung Guru Muhammadiyah Kendal
Sebab, perpaduan visual dan alur cerita terbukti efektif membangun pengalaman belajar yang bermakna. Siswa tidak lagi sekadar menerima informasi teks yang menjemukan. Melalui inovasi pembelajaran ini, anak didik dapat menghubungkan materi pelajaran dengan imajinasi mereka.
Kemudian, selama workshop berlangsung, guru Muhammadiyah Kendal tidak hanya mendengarkan teori. Peserta langsung mengikuti sesi diskusi kelompok dan praktik penyusunan modul visual. Hasilnya, mereka sukses mengembangkan komik sains hingga buku cerita bermuatan karakter.
Bahkan, suasana pelatihan pun berjalan sangat dinamis. Seluruh peserta aktif bertukar pengalaman mengenai tantangan mengajar di sekolah masing-masing.
Pada akhirnya, inovasi pembelajaran yang efektif ternyata tidak selalu menggunakan teknologi yang rumit. Gambar sederhana yang dikemas menarik justru mampu memicu rasa ingin tahu siswa. Oleh karena itu, publik meyakini langkah nyata dari UMKABA dan Muhandal ini akan mengawali bangkitnya kreativitas guru di Kendal.
Kontributor: Humas UMKABA
Editor: Alafasy



