Berita

Revitalisasi Sekolah, Siswa SD Muhammadiyah Semarang Belajar di Kantor Kelurahan

PWMJATENG.COMSEMARANG – Siswa SD Muhammadiyah Semarang terpaksa mengalihkan kegiatan belajar mengajar mereka ke Kantor Kelurahan Cabean mulai Senin (13/7/2026). Langkah darurat ini menjadi solusi nyata demi menjaga kenyamanan akademis anak-anak. Apalagi, gedung sekolah mereka saat ini sedang menjalani Program Revitalisasi Satuan Pendidikan.

Proyek konstruksi tersebut menimbulkan kepulan debu dan suara bising mesin yang sangat pekat. Akibatnya, kondisi ini mengganggu konsentrasi anak-anak di dalam kelas. Oleh karena itu, pihak sekolah bergerak cepat memindahkan aktivitas belajar menjauhi area konstruksi.

Solusi Responsif Lurah Cabean Semarang Barat

Lurah Cabean, Bobby Hermanto, langsung merespons kebutuhan mendesak tersebut secara positif. Ia membuka pintu kantornya lebar-lebar untuk menampung para siswa SD Muhammadiyah Semarang. Bahkan, proses peminjaman tempat berlangsung sangat cepat tanpa kendala birokrasi yang rumit.

“Kami memfasilitasi kebutuhan ruang belajar ini agar anak-anak tetap nyaman,” ungkap Bobby. Selain itu, ia menegaskan bahwa kesehatan anak-anak menjadi prioritas utama di atas proyek fisik. Respons cepat ini akhirnya memantik apresiasi besar dari para orang tua siswa yang merasa lega.

Kolaborasi Taktis Demi Kegiatan Belajar Mengajar

Kelancaran evakuasi ini terwujud berkat komunikasi proaktif dari Kepala Sekolah, Faniko Kusumojati. Bersama Pimpinan Cabang Muhammadiyah (PCM) Semarang Barat, pihak sekolah langsung merajut dialog bersama kelurahan. Hasilnya, hubungan baik antarlembaga ini membuat koordinasi berjalan sangat cair.

“Kami bergerak taktis membangun komunikasi formal dengan Pak Lurah,” ujar Faniko. Setelah mendapat izin, para pendidik segera gotong royong menata ruang kelas darurat tersebut. Mereka memindahkan fasilitas penunjang seperti meja, kursi, dan papan tulis secara cermat.

Mengawal Wajah Baru SD Muhammadiyah Semarang

Untuk diketahui, relokasi sementara ini merupakan bagian dari proyek besar Kemendikdasmen RI. SD Muhammadiyah Semarang resmi menerima bantuan Program Revitalisasi Satuan Pendidikan tahap II tahun 2026. Bantuan pemerintah pusat ini mencakup pembangunan enam ruang kelas baru dan sanitasi modern.

Oleh karena itu, pihak sekolah bersama pelaksana proyek terus melakukan pengawasan berkala. Mereka memastikan kontraktor menyelesaikan bangunan baru tersebut tepat waktu dengan standar keamanan tinggi. Sesuai target, gedung baru yang representatif ini akan beroperasi penuh pada awal November 2026.

Kontributor: Adib Abyan Albari
Editor: Alafasy

Muhammadiyah Jawa Tengah

Muhammadiyah Jawa Tengah adalah gerakan Islam yang mempunyai maksud dan tujuan menegakkan dan menjunjung tinggi agama Islam sehingga terwujud masyarakat Islam Jawa Tengah yang sebenar-benarnya

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

https://middlepassage.dei.uc.pt/https://privacycolab.dei.uc.pt/https://cmd.dei.uc.pt/https://henrique.dei.uc.pt/https://hormon-osteoporosezentrum.de/
https://merdekakreasi.co.id/buku/pkvgames/https://merdekakreasi.co.id/buku/bandarqq/https://merdekakreasi.co.id/buku/dominoqq/https://merdekakreasi.co.id/tentang-kami/
https://aku.ac.id/https://jpl.staiku.ac.id/https://jist.publikasiindonesia.id/https://akperstg.ac.id/
zonawin777zonawin777