Roleplay PDA Jepara Sorot Bahaya Perdagangan Manusia di Jambore ‘Aisyiyah se-Jateng

PWMJATENG.COM, Jepara – Pimpinan Daerah ‘Aisyiyah Jepara tampil memukau lewat lomba roleplay dalam Jambore Dakwah Kemanusiaan Pimpinan Wilayah ‘Aisyiyah Jawa Tengah. Kegiatan digelar di Wonderpark Tawangmangu, 27-28 Juni 2026, dalam rangka Milad ‘Aisyiyah ke-209 dan Hari Keluarga Nasional.
Jambore diikuti 35 kontingen PDA dan BPP se-Jawa Tengah. Salah satu lomba yang jadi sorotan adalah bermain peran bertema “Mewujudkan Pendampingan Inklusi dan Berkemajuan terhadap Perempuan, Anak, dan Difabel yang Berhadapan dengan Hukum”.
PDA Jepara membawakan cerita tentang bahaya perdagangan manusia. Lewat 6 pemain dengan durasi 7 menit, mereka memerankan bagaimana bisnis dunia hitam menjerat perempuan sebagai korban.

“Para pemain bermain total dan penghayatan mendalam. Improvisasi yang pas membuat alur cerita makin hidup,” ungkap salah satu juri.
Menariknya, adegan roleplay ditutup dengan kemunculan Posbakum ‘Aisyiyah. Kehadiran Pos Bantuan Hukum itu jadi edukasi penting: ke mana masyarakat harus mengadu saat tersandung masalah hukum, khususnya perempuan dan kelompok rentan.
Ketua PDA Jepara, Umi Kulsum berharap lewat pentas ini masyarakat makin sadar risiko TPPO dan berani melapor ke lembaga bantuan hukum.
Kontributor: Wurry Srie



