Berita

Masuk ke Gawai Masyarakat, KMM Rembang Gencarkan Dakwah Digital

PWMJATENG.COM, REMBANG — Korps Muballigh Muhammadiyah (KMM) Kabupaten Rembang siap menggeser fokus syiar ke ruang siber demi menghadapi tantangan dakwah era digital yang kian kompleks. Langkah strategis ini mengemuka saat Pimpinan Daerah Muhammadiyah (PDM) Rembang resmi melantik Ustadz Ahmad Wildan sebagai Ketua KMM periode baru dalam momentum Hari Ber-Muhammadiyah (HBM) di Kecamatan Sale, Kabupaten Rembang, Minggu (21/6/2026).

Para muballigh kini menghadapi tantangan dakwah yang semakin kompleks seiring pesatnya perkembangan teknologi informasi. KMM Rembang melihat ruang digital bukan lagi sekadar media alternatif, melainkan medan syiar utama yang harus mereka kuasai. Oleh karena itu, para muballigh muhammadiyah harus tampil adaptif dan menguasai berbagai platform media sosial guna menyebarkan pesan-pesan kebaikan.

“Masyarakat kita sekarang bukan hanya berkumpul di dunia nyata, tetapi juga di dunia maya melalui gawai di genggaman. Maka sebagai muballigh, tugas kita adalah bagaimana pesan-pesan kebaikan tetap bisa tersampaikan dengan efektif kepada objek dakwah di dunia maya,” tegas Ustadz Ahmad Wildan dalam sambutan perdananya.

Guna mencapai efektivitas tersebut, Wildan mengajak seluruh jajaran pengurus untuk terus belajar tanpa henti. Organisasi dakwah ini berkomitmen memfasilitasi peningkatan kapasitas digital para anggotanya. Komitmen baru ini akan mengubah peta syiar konvensional menjadi lebih dinamis, inklusif, dan relevan dengan generasi muda.

Menyelaraskan Syiar dan Ekonomi Umat

Bukan hanya transformasi digital, penguatan basis nilai keagamaan yang berdampak sosial juga menjadi pilar penting gerakan. Dalam pengajian HBM yang melengkapi acara ini, Wakil Ketua PDM Bojonegoro, Ustadz Drs. H. Karimul Barid Shofwan, ikut memberikan arah pandang baru bagi para kader. Beliau mengingatkan bahwa nilai-nilai luhur agama harus membumi secara konkret dalam kehidupan sehari-hari.

“Aktualisasi Spirit Al-Ma’un di era modern harus diwujudkan nyata melalui sistem kesejahteraan sosial yang kuat serta penguatan ekonomi umat yang berbasis pada prinsip halal dan baik,” ujar Ustadz Karimul Barid Shofwan.

Sinergi antara dakwah digital dan penguatan ekonomi ini menjadi kunci utama untuk mewujudkan masyarakat utama. Ratusan warga dan jajaran pimpinan daerah yang memadati lokasi acara tampak antusias menyambut arah baru pergerakan ini. Momentum pelantikan di Kecamatan Sale yang berlangsung khidmat ini pun resmi menandai babak baru syiar Islam yang lebih modern, adaptif, dan berdampak luas di Kabupaten Rembang.

Kontributor: KMM PDM Rembang
Editor: Alafasy

Muhammadiyah Jawa Tengah

Muhammadiyah Jawa Tengah adalah gerakan Islam yang mempunyai maksud dan tujuan menegakkan dan menjunjung tinggi agama Islam sehingga terwujud masyarakat Islam Jawa Tengah yang sebenar-benarnya

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

https://middlepassage.dei.uc.pt/https://privacycolab.dei.uc.pt/https://cmd.dei.uc.pt/https://henrique.dei.uc.pt/
https://merdekakreasi.co.id/buku/pkvgames/https://merdekakreasi.co.id/buku/bandarqq/https://merdekakreasi.co.id/buku/dominoqq/https://merdekakreasi.co.id/tentang-kami/
https://simseam.ft.uns.ac.id/https://sipil.ft.uns.ac.id/slot gacorhttps://aku.ac.id/https://jpl.staiku.ac.id/https://jist.publikasiindonesia.id/slot gacorhttps://akperstg.ac.id/https://fisip.uisu.ac.id/https://lppm.isi-ska.ac.id/
https://hormon-osteoporosezentrum.de/judi bolahttps://saopaulodeolivenca.am.gov.br/slot gacorzonawin777zonawin777Pkv games