Berita

Dorong Kesetaraan, Relawan Magelang Antusias Belajar Bahasa Isyarat untuk Dampingi Siswa SLB

PWMJATENG.COM, MAGELANG — Sejumlah relawan muda di Magelang intensif belajar bahasa isyarat demi mewujudkan komunikasi inklusif yang setara bagi siswa-siswi penyandang disabilitas di SLB Negeri Kota Magelang, Senin (25/5).

Aksi nyata ini merupakan bentuk komitmen kepedulian dari Unit Kegiatan Mahasiswa (UKM) Forum Ramah Difabel (FORDA) UNIMMA. Mereka menginisiasi gerakan kerelawanan disabilitas di wilayah Magelang Raya. Langkah ini terbukti efektif memberikan manfaat langsung bagi masyarakat, khususnya sekolah luar biasa (SLB) yang berada di wilayah Kedu Raya.

Ketua Umum UKM FORDA UNIMMA, Rama Sayudhia menegaskan pentingnya pendekatan ini. Relawan tidak hanya menerima teori di dalam kelas, melainkan langsung mempraktikkannya bersama para siswa. Pendampingan intensif menjadi kunci utama keberhasilan program inklusif tersebut.

“Melalui pendekatan ini, UKM FORDA memastikan kegiatan berjalan secara inklusif dan ramah disabilitas. Sekaligus membantu para volunteer agar lebih percaya diri dan adaptif saat berkomunikasi dengan siswa-siswi SLB Negeri Kota Magelang,” ujar Rama Sayudhia.

Cara Berkomunikasi dengan Disabilitas

Sesi praktik langsung terbukti mencairkan suasana kaku antara relawan dan siswa. Para relawan mula-mula mempelajari gerakan tangan dasar untuk menyapa dan berkenalan. Setelah itu, mereka langsung berinteraksi aktif mendampingi aktivitas belajar para siswa sepanjang hari.

Interaksi intim tersebut membawa perubahan emosional yang besar bagi para peserta. Salah satu relawan, Novarieka Ridha Aurora, membagikan pengalaman berharganya. Dia merasakan perubahan drastis pada aspek kepercayaan dirinya setelah mengikuti pendampingan.

“Saya jadi lebih memahami cara berkomunikasi dengan teman-teman disabilitas. Awalnya cukup canggung, tetapi akhirnya sekarang saya merasa lebih percaya diri dan bisa berinteraksi dengan lebih nyaman,” ungkap Novarieka Ridha Aurora.

Mendorong Komunikasi Inklusif

Keterlibatan langsung bersama anak-anak berkebutuhan khusus ini membawa misi yang lebih besar. Kegiatan tersebut bertujuan memicu pertumbuhan empati yang mendalam di kalangan generasi muda. Selain itu, kesadaran akan hak penyandang disabilitas dalam aspek komunikasi setara juga menjadi target utama.

Melalui program ini, UNIMMA terus menunjukkan kontribusi nyata di masyarakat. Kampus berkomitmen kuat mendukung terciptanya ekosistem publik yang ramah disabilitas. Mahasiswa pun dapat mengaktualisasikan diri sebagai agen perubahan yang adaptif serta berdaya guna bagi lingkungan sekitar.

Kontributor : Arina Husnia
Editor:  Al-Afasy

Muhammadiyah Jawa Tengah

Muhammadiyah Jawa Tengah adalah gerakan Islam yang mempunyai maksud dan tujuan menegakkan dan menjunjung tinggi agama Islam sehingga terwujud masyarakat Islam Jawa Tengah yang sebenar-benarnya

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

https://merdekakreasi.co.id/buku/pkvgames/https://merdekakreasi.co.id/buku/bandarqq/https://merdekakreasi.co.id/buku/dominoqq/https://merdekakreasi.co.id/tentang-kami/