Inovasi Karpet RABA UMS Raih Gold Medal JISF 2026, Solusi Cerdas untuk Anak ADHD

PWMJATENG.COM, SURAKARTA – Permasalahan fokus dan keterlambatan komunikasi pada anak usia dini memicu mahasiswa Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) menciptakan solusi inovatif. Lewat Karpet RABA UMS, tim mahasiswa berhasil membawa pulang dua penghargaan bergengsi dalam ajang Jakarta International Science Fair (JISF) 2026.
Prestasi gemilang tersebut meliputi Gold Medal Awards serta IYSA Grand Prize Awards. Inovasi ini hadir sebagai jawaban atas tingginya paparan screen time yang mengganggu perkembangan kognitif anak.
Solusi Inovatif untuk Anak ADHD
Taqiyyah Nurul ‘Azzah, anggota tim, menjelaskan bahwa ide Karpet RABA UMS muncul dari observasi langsung di lapangan. Banyak guru PAUD di wilayah Gonilan mengeluhkan sulitnya melatih fokus serta kemampuan komunikasi siswa.
Oleh karena itu, tim merancang media ini khusus sebagai media stimulasi anak berkebutuhan khusus. Khususnya, alat ini sangat membantu anak dengan Attention Deficit Hyperactivity Disorder (ADHD) untuk belajar dengan cara yang lebih interaktif.
Cara Kerja Karpet RABA UMS
Produk ini mengusung konsep screen-free yang memadukan elemen visual, audio, dan motorik. Anak-anak akan melompat mengikuti pola tertentu pada karpet sesuai instruksi pembelajaran.
Selanjutnya, sensor pada karpet akan mengeluarkan suara yang selaras dengan gerakan anak. Mekanisme ini mendukung metode learning by doing yang sangat efektif bagi perkembangan saraf motorik dan sensorik.
Pengakuan di Level Internasional
Keunggulan Karpet RABA UMS menarik perhatian besar dari para juri dan pengunjung internasional di JISF 2026. Banyak orang tua bahkan langsung tertarik untuk memiliki produk ini karena manfaatnya yang nyata.
Aulia Rahmania, anggota tim lainnya, mengaku tidak menyangka inovasi mereka meraih hasil maksimal. Namun, keberhasilan ini membuktikan bahwa mahasiswa UMS juara internasional mampu bersaing dalam menciptakan teknologi pendidikan inklusif.

Dampak Positif dan Rencana Masa Depan
Sebelum berkompetisi, tim telah menguji coba alat ini selama satu bulan di beberapa PAUD. Hasilnya menunjukkan peningkatan signifikan pada kemampuan fokus dan stimulasi bahasa anak-anak pengguna karpet.
Dosen pembimbing, Suprapto, S.Si., Apt., M.Sc., memberikan apresiasi tinggi terhadap capaian tim. Ia berharap Karpet RABA UMS segera mendapatkan paten dan masuk ke tahap produksi massal agar manfaatnya tersebar luas.
Langkah ini juga mendukung Sustainable Development Goals (SDGs) terkait kesehatan dan pendidikan berkualitas. Melalui pendidikan inklusif UMS, universitas terus berkomitmen menghadirkan riset yang berdampak nyata bagi masyarakat global.
Baca Juga: Prodi SIF UMS Gandeng Mahasiswa Bangun Riset Berdampak, Siap Tembus Karir Global!
Kontributor : Fika
Editor: Al-Afasy



