Berita

UMP Resmikan Perpustakaan Digital di Kota Lama Banyumas

PWMJATENG.COMBANYUMAS – Universitas Muhammadiyah Purwokerto (UMP) menyerahkan fasilitas perpustakaan digital kepada Pemerintah Kecamatan Banyumas pada Sabtu (25 April 2026).

Program literasi berbasis daring ini diharapkan dapat mendukung pengembangan kawasan Kota Lama Banyumas sebagai pusat budaya dan edukasi. Kegiatan tersebut juga menjadi bagian dari komitmen UMP dalam menjalankan Catur Dharma Perguruan Tinggi.

Perpustakaan Digital UMP untuk Masyarakat Banyumas

Penyerahan perpustakaan digital dilakukan oleh Wakil Rektor I Bidang Akademik dan Kerja Sama UMP, Assoc. Prof. Saefurrohman, Ph.D. Fasilitas tersebut diterima langsung oleh Camat Banyumas, Jakarta Tisam, S.STP., M.Si.

Dalam sambutannya, Saefurrohman menyampaikan terima kasih kepada Pemerintah Kecamatan Banyumas. Menurutnya, selama ini Kecamatan Banyumas telah mendukung berbagai kegiatan mahasiswa UMP, termasuk program Kampung Inggris.

Ia menjelaskan, perpustakaan digital tersebut menjadi salah satu upaya UMP untuk menghadirkan akses literasi yang mudah dijangkau masyarakat.

“Hari ini kami dari Perpustakaan UMP memberi perpustakaan digital. Kalau tadi kata kepala perpustakaan, nominalnya sejumlah Rp22 juta. Nanti bukan hanya di sini, kami akan memperbanyak titik-titik kode QR di sekitar Banyumas sehingga koleksi ini bisa dimanfaatkan, khususnya untuk warga Banyumas dan sekitarnya,” jelas Saefurrohman.

Dukung Kota Lama Banyumas sebagai Pusat Budaya

Inisiatif digitalisasi literasi ini mendapat apresiasi dari Camat Banyumas, Jakarta Tisam. Ia menyebut keberadaan perpustakaan digital sejalan dengan visi pemerintah kecamatan dalam mengembangkan Banyumas sebagai pusat budaya.

Menurutnya, meskipun perpustakaan tersebut berbasis daring, manfaatnya dapat dirasakan oleh masyarakat luas. Fasilitas ini juga dapat mendukung kebutuhan riset bagi mahasiswa, peneliti, dan pemerhati sejarah Kota Lama Banyumas.

“Di malam hari ini kami diberi satu prasasti atau satu perpustakaan, walaupun perpustakaannya tidak nyata, tetapi daring. Karena memang salah satu visi kami adalah menjadikan Banyumas sebagai pusat budaya,” ungkap Jakarta Tisam.

Ia berharap perpustakaan digital tersebut dapat menjadi tambahan sumber literasi bagi masyarakat. Terutama bagi mereka yang memiliki fokus kajian atau riset mengenai Kota Lama Banyumas.

Akses Literasi Lewat Kode QR

Perpustakaan digital UMP dirancang agar mudah diakses masyarakat melalui pemindaian kode QR. Ke depan, titik-titik kode QR akan diperbanyak di kawasan strategis Banyumas.

Dengan sistem ini, masyarakat dapat mengakses koleksi bacaan secara lebih praktis melalui telepon pintar. Langkah tersebut diharapkan mampu mendorong budaya membaca di tengah masyarakat modern.

Program ini juga diharapkan menjadi contoh pengembangan literasi digital yang dapat diterapkan di daerah lain.

Kerja Sama Berlanjut ke Industri Kreatif

Kerja sama antara UMP dan Pemerintah Kecamatan Banyumas tidak berhenti pada sektor literasi dan pendidikan bahasa. Ke depan, sinergi kedua pihak direncanakan berlanjut ke bidang industri kreatif.

Salah satu rencana yang akan dikembangkan adalah proyek pembuatan serial FTV dengan latar kawasan Banyumas. Program ini diharapkan dapat memperkuat promosi budaya dan potensi lokal Banyumas.

Melalui peresmian perpustakaan digital ini, UMP berharap literasi masyarakat semakin meningkat. Selain itu, keberadaan fasilitas tersebut diharapkan mampu memperkuat posisi Kota Lama Banyumas sebagai ruang edukasi, budaya, dan pengembangan pengetahuan.

Kontributor: Cahyudi
Editor: Al-Afasy

Muhammadiyah Jawa Tengah

Muhammadiyah Jawa Tengah adalah gerakan Islam yang mempunyai maksud dan tujuan menegakkan dan menjunjung tinggi agama Islam sehingga terwujud masyarakat Islam Jawa Tengah yang sebenar-benarnya

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

https://merdekakreasi.co.id/buku/pkvgames/https://merdekakreasi.co.id/buku/bandarqq/https://merdekakreasi.co.id/buku/dominoqq/https://merdekakreasi.co.id/tentang-kami/