PGSD FKIP UMS Benchmarking ke Toyo Gakuen University untuk Siapkan Kelas Bilingual

PWMJATENG.COM, SURAKARTA — Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar (PGSD) FKIP Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) melakukan benchmarking ke Toyo Gakuen University, Jepang, pada 13–14 April 2026 sebagai bagian dari persiapan pembukaan kelas bilingual.
Kegiatan ini menjadi langkah strategis PGSD FKIP UMS untuk memperkuat kualitas pembelajaran berstandar internasional. Melalui agenda tersebut, tim dosen mempelajari praktik terbaik pengelolaan program pembelajaran bilingual di perguruan tinggi luar negeri.
Rombongan PGSD FKIP UMS dipimpin Dr. Murfiah Dewi Wulandari, M.Psi., Psikolog, serta diikuti Dr. Yulia Maftuhah Hidayati, M.Pd., Dr. Muhammad Abduh, M.Pd., dan Dr. Honest Ummi Kaltsum, M.Hum.
Murfiah menjelaskan, pemilihan Toyo Gakuen University sebagai mitra benchmarking didasarkan pada pengalaman perguruan tinggi tersebut dalam mengembangkan sistem pembelajaran terintegrasi berbasis bahasa asing.
“Pemilihan Toyo Gakuen University sebagai mitra benchmarking didasarkan pada pengalaman institusi tersebut dalam mengembangkan sistem pembelajaran terintegrasi berbasis bahasa asing,” ujarnya, Sabtu (18/4).
Menurutnya, pengalaman tersebut relevan dengan kebutuhan PGSD FKIP UMS dalam merancang kelas bilingual yang adaptif dan kompetitif.
Selama kegiatan berlangsung, tim dosen memperoleh berbagai wawasan, mulai dari desain kurikulum bilingual, strategi pembelajaran berbasis bahasa Inggris, hingga penguatan kompetensi dosen untuk mendukung implementasi kelas internasional.
Selain itu, rombongan juga melakukan diskusi akademik mengenai pengembangan metode pengajaran yang inovatif, adaptif, dan sesuai dengan tuntutan pendidikan global.
“Selain itu, turut dilakukan diskusi akademik terkait pengembangan metode pengajaran yang inovatif, adaptif, dan sesuai dengan tuntutan pendidikan global,” tambah Murfiah.
Benchmarking ini juga dimanfaatkan untuk menjajaki peluang kerja sama yang lebih luas antara PGSD FKIP UMS dan Toyo Gakuen University. Peluang kolaborasi itu meliputi pertukaran akademik, pengembangan kurikulum, serta kerja sama riset dan pengabdian kepada masyarakat.
Murfiah menegaskan, kegiatan ini diharapkan menjadi pijakan awal bagi PGSD FKIP UMS untuk mengimplementasikan kelas bilingual secara optimal dengan standar internasional.
“Melalui kegiatan ini, PGSD FKIP UMS berharap dapat mengimplementasikan kelas bilingual secara optimal dengan standar internasional,” tegasnya.
Inisiatif tersebut diharapkan dapat meningkatkan daya saing lulusan, memperluas wawasan global mahasiswa, dan memperkuat posisi PGSD FKIP UMS sebagai program studi yang berorientasi global.
Kontributor: Fika
Editor: Al-Afasy



