FKKS SD/MI Muhammadiyah Kabupaten Temanggung Ikuti Halal Bihalal dan Best Practice se-Jawa Tengah

PWMJATENG.COM, TEMANGGUNG — Forum Komunikasi Kepala Sekolah (FKKS) SD/MI Muhammadiyah Kabupaten Temanggung mengikuti kegiatan halal bihalal dan praktik baik (best practice) Forum Komunikasi Kepala Sekolah SD/MI Muhammadiyah–Aisyiyah se-Jawa Tengah di Aula Pondok Zamzam Muhammadiyah, Cilongok, Banyumas, Kamis (9/4/2026).
Kegiatan ini menjadi ajang silaturahmi sekaligus penguatan wawasan bagi para kepala sekolah Muhammadiyah dan ‘Aisyiyah di Jawa Tengah dalam upaya meningkatkan mutu pendidikan.
Halal Bihalal Perkuat Ukhuwah Kepala Sekolah
Acara menghadirkan Dr. Aang Kunaidi, M.Ag., sebagai pembicara utama dalam tausiyah halal bihalal. Dalam penyampaiannya, ia menekankan pentingnya memperkuat ukhuwah, sinergi, dan komitmen bersama untuk memajukan pendidikan Muhammadiyah–‘Aisyiyah.
Selain tausiyah, kegiatan juga diisi sesi praktik baik dari para kepala sekolah inspiratif. Kepala SD Muhammadiyah Suruh, Cilacap, Subagyono, S.Pd.T., memaparkan strategi pengelolaan sekolah berbasis inovasi dan kemandirian.
Sementara itu, Kepala SD Aisyiyah SBH Semarang, Qurotul Ayuni, S.Pd., membagikan pengalaman dalam mengembangkan program unggulan dan penguatan karakter peserta didik.
Best Practice dan Studi Tiru Jadi Sumber Inspirasi
Rombongan FKKS SD/MI Muhammadiyah Kabupaten Temanggung berjumlah 19 orang, terdiri atas kepala sekolah SD dan MI. Mereka mengikuti seluruh rangkaian kegiatan secara aktif.
Selain menghadiri forum halal bihalal dan praktik baik, rombongan juga melaksanakan studi tiru ke Madrasah Ibtidaiyah Muhammadiyah Ajibarang (MAHADIA).
Kunjungan tersebut difokuskan pada pengamatan langsung terhadap perkembangan dan inovasi madrasah, terutama dalam pengembangan unit usaha sekolah.
MAHADIA Tampilkan Kemandirian Lembaga
Beberapa unit usaha yang menjadi perhatian rombongan antara lain green house, minimarket, serta usaha peternakan ayam dan bebek. Unit-unit itu dinilai tidak hanya mendukung kemandirian lembaga, tetapi juga menjadi sarana pembelajaran kewirausahaan bagi siswa.
Ketua FKKS SD/MI Muhammadiyah Kabupaten Temanggung, Firman Santoso, M.Pd., menilai kegiatan semacam ini penting untuk menambah wawasan dan referensi dalam pengembangan sekolah.
“Kegiatan seperti ini sangat perlu dilakukan untuk memberikan gambaran nyata terkait pengembangan sekolah. Tanpa melihat langsung contoh konkret, akan sulit bagi kita untuk mengadopsi dan mengembangkan inovasi di lembaga masing-masing,” ujarnya.
Melalui kegiatan ini, diharapkan terbangun sinergi yang semakin kuat antarkepala sekolah Muhammadiyah–‘Aisyiyah serta mendorong lahirnya inovasi pendidikan yang unggul, mandiri, dan berkemajuan di seluruh Jawa Tengah.
Editor: Al-Afasy



