Salat Idulfitri di Lapangan Mariko Randudongkal Berlangsung Khidmat

PWMJATENG.COM, PEMALANG — Pelaksanaan Salat Idulfitri 1447 H di Lapangan Mariko, Kecamatan Randudongkal, Kabupaten Pemalang, berlangsung khidmat dan penuh kekhusyukan, Jumat pagi (20/3/2026). Ribuan jemaah dari berbagai desa di wilayah Randudongkal memadati lapangan sejak pagi.
Kegiatan ini diselenggarakan oleh Pimpinan Cabang Muhammadiyah (PCM) Randudongkal sebagai bagian dari syiar Islam dan upaya mempererat ukhuwah Islamiyah di tengah masyarakat.
Bertindak sebagai imam sekaligus khatib ialah Ahmad Dzulfikar Azizurrahman Al-Arif, S.Fil.I., M.RKH., yang juga merupakan Direksi Al-Azhar Internasional Islamic Boarding School Karanganyar.
Empat Kurikulum Ramadan
Dalam khutbahnya, Ahmad Dzulfikar Azizurrahman Al-Arif menyampaikan pesan tentang makna dan hikmah Ramadan melalui konsep “4 Kurikulum Ramadan” yang dapat menjadi bekal umat Islam dalam kehidupan sehari-hari.
Ia menjelaskan, kurikulum pertama adalah sahur yang mengajarkan arti syukur. Menurutnya, sahur mengingatkan bahwa Allah masih memberi kesempatan hidup dan kekuatan untuk bangun sebelum subuh.
Kurikulum kedua adalah salat tarawih atau qiyamulail. Ibadah ini, katanya, mengajarkan bahwa kewajiban salat lima waktu bukanlah batas maksimal dalam beribadah. Umat Islam masih dapat menambah amalan, setidaknya dengan dua rakaat pada malam hari.
Adapun kurikulum ketiga adalah Al-Qur’an sebagai pedoman hidup. Ia menekankan pentingnya meningkatkan interaksi dengan Al-Qur’an, mulai dari membaca, menghafal, memahami arti, mentadaburi, hingga mengajarkannya.
“Masjid dan Al-Qur’an adalah sekoci penguat iman di akhir zaman, sekaligus sarana untuk meningkatkan kualitas muamalah,” jelasnya.
Sementara itu, kurikulum keempat adalah puasa yang mendidik umat Islam untuk menahan hawa nafsu dan menjauhi larangan Allah.
“Puasa melatih kedisiplinan, menjadi penyembuh diri, dan pahalanya tidak terbatas,” tambahnya.
Harapan memperkuat ukhuwah
Ketua PCM Randudongkal, H. Muhammad Sidkon, menyampaikan apresiasi atas tingginya partisipasi masyarakat dalam pelaksanaan Salat Idulfitri tahun ini. Ia berharap momentum Idulfitri dapat mempererat ukhuwah Islamiyah serta meningkatkan kualitas keimanan dan ketakwaan umat.
“Melalui momentum Idulfitri ini, kami berharap nilai-nilai Ramadan yang telah dijalankan dapat terus diamalkan dalam kehidupan sehari-hari,” ungkapnya.
Pelaksanaan Salat Idulfitri berlangsung tertib, aman, dan lancar hingga selesai. Kegiatan ditutup dengan saling bersalaman antarjemaah sebagai wujud silaturahmi dan saling memaafkan di hari yang fitri.
Editor: Al-Afasy



