Lazismu Kutoarjo Salurkan Bantuan Sosial untuk Siswa KB ‘Aisyiyah

PWMJATENG.COM, Purworejo — Bantuan sosial Lazismu Kutoarjo disalurkan kepada siswa kurang mampu di KB ‘Aisyiyah Kutoarjo dalam kegiatan pentasyarufan yang digelar pada akhir pekan lalu. Program ini menjadi bentuk kepedulian sosial untuk membantu meringankan beban keluarga penerima manfaat.
Kegiatan yang berlangsung di lingkungan KB ‘Aisyiyah Kutoarjo itu melibatkan Pimpinan Cabang Muhammadiyah (PCM) Kutoarjo, Pimpinan Cabang ‘Aisyiyah (PCA) Kutoarjo, Kantor Layanan Lazismu Kutoarjo, serta guru dan tenaga kependidikan. Wali murid yang mendampingi siswa penerima manfaat juga turut hadir dalam kegiatan tersebut.
Penyaluran bantuan ini bertujuan meringankan beban ekonomi keluarga siswa sekaligus memperkuat nilai kepedulian sosial di lingkungan pendidikan Muhammadiyah. Momentum tersebut juga dimanfaatkan untuk mempererat silaturahmi antara pihak sekolah, Persyarikatan, dan wali murid.
Kepala KB ‘Aisyiyah Kutoarjo, Pusposari, S.Pd., mengatakan kegiatan pentasyarufan ini merupakan bentuk tanggung jawab dalam pengelolaan dana umat. Menurutnya, dana zakat, infak, dan sedekah yang dihimpun melalui Lazismu Kutoarjo telah disalurkan secara amanah dan tepat sasaran.
“Pentasyarufan hari ini merupakan bukti bahwa dana zakat, infak, dan sedekah yang dititipkan masyarakat melalui Lazismu Kutoarjo telah dikelola dengan amanah dan tepat sasaran,” ujarnya.
Pusposari juga menyampaikan terima kasih kepada para donatur yang telah berkontribusi. Ia menilai bantuan yang diberikan tidak hanya bernilai materi, tetapi juga menjadi dukungan moral bagi para siswa dan keluarganya.
“Kami berterima kasih kepada para donatur, dan semoga bantuan ini memberikan keberkahan bagi para siswa serta keluarga besar KB ‘Aisyiyah,” tambahnya.
Sementara itu, perwakilan Lazismu Kutoarjo menyampaikan bahwa program penyaluran bantuan sosial ini merupakan bagian dari komitmen lembaga dalam mendistribusikan dana umat secara transparan dan akuntabel. Program serupa, kata dia, akan terus dilakukan secara berkelanjutan.
Selain membantu siswa yang membutuhkan, kegiatan ini juga menjadi sarana edukasi tentang pentingnya berbagi dan kepedulian terhadap sesama sejak usia dini. Nilai-nilai tersebut diharapkan tumbuh dalam kehidupan para siswa sehari-hari.
Melalui kegiatan ini, hubungan antara sekolah, orang tua, dan organisasi Muhammadiyah diharapkan semakin erat. Kolaborasi antara lembaga pendidikan dan lembaga filantropi pun diharapkan terus memberi dampak positif bagi masyarakat, khususnya dalam mendukung keberlangsungan pendidikan anak-anak yang membutuhkan.
Editor: Al-Afasy



