Berita

Mahasri UMS Jelaskan Zakat Fitrah dan Dampak Sosial Penyalurannya

PWMJATENG.COMSURAKARTA – Zakat fitrah tidak hanya menjadi kewajiban ibadah bagi umat Islam menjelang Idulfitri, tetapi juga memiliki dampak sosial yang besar bagi masyarakat yang membutuhkan. Hal itu disampaikan Ketua Lembaga Pengembangan Pondok, Al-Islam, dan Kemuhammadiyahan (LPPIK) Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS), Dr. Mahasri Shobahiya, M.Ag., Selasa (17/3/2026).

Mahasri menjelaskan, zakat fitrah merupakan kewajiban bagi setiap muslim yang memiliki kemampuan. Kewajiban itu tidak hanya berlaku bagi orang dewasa, tetapi juga mencakup seluruh anggota keluarga yang menjadi tanggungan.

“Selama keluarga itu punya kemampuan, dia berkewajiban untuk berzakatul fitri,” terang Mahasri.

Menurut dia, bahkan bayi yang lahir sebelum pelaksanaan salat Idulfitri juga termasuk dalam tanggungan zakat fitrah. Dengan demikian, zakat fitrah menjadi kewajiban yang melekat pada setiap muslim yang hidup hingga menjelang hari raya.

Terkait penerimanya, Mahasri mengatakan bahwa zakat fitrah secara umum diperuntukkan bagi orang miskin. Hal itu merujuk pada hadis Nabi yang menjelaskan bahwa zakat fitrah menjadi penyuci bagi orang yang berpuasa sekaligus makanan bagi orang miskin.

“Sehingga yang berhak menerima zakat adalah orang miskin. Tapi memang ada yang punya pandangan bahwa penerima zakat tidak hanya orang miskin saja, tetapi termasuk delapan asnaf seperti zakat-zakat lainnya. Namun secara umum diperuntukkan bagi orang miskin,” jelas Mahasri.

Ia menambahkan, tujuan utama zakat fitrah adalah membantu masyarakat yang kesulitan memenuhi kebutuhan dasar, terutama menjelang hari raya. Karena itu, zakat fitrah memiliki dimensi ibadah sekaligus solidaritas sosial.

Dalam ketentuannya, zakat fitrah dikeluarkan sebanyak satu sha’ bahan makanan pokok. Di Indonesia, ukuran ini umumnya dipadankan dengan sekitar 2,5 kilogram beras. Seiring perkembangan zaman, sebagian ulama juga membolehkan zakat fitrah dibayarkan dalam bentuk uang dengan pertimbangan efisiensi dan kemudahan distribusi.

Meski demikian, Mahasri menilai bentuk penyaluran sebaiknya menyesuaikan kebutuhan mustahik. Jika yang paling dibutuhkan adalah bahan makanan pokok, maka penyaluran dalam bentuk beras tetap lebih diutamakan.

Ia juga menegaskan bahwa zakat fitrah harus ditunaikan sebelum salat Idulfitri. Pembayaran dapat dilakukan sejak Ramadan, tetapi tidak boleh melewati pelaksanaan salat Id.

“Yang penting paling lambat sebelum salat Idulfitri. Karena kalau sudah setelah salat Idulfitri, itu namanya bukan zakat lagi tetapi sedekah biasa,” ujarnya.

Dalam hal penyaluran, Mahasri menganjurkan agar zakat fitrah disalurkan melalui amil zakat. Menurutnya, mekanisme ini tidak hanya memudahkan distribusi, tetapi juga menjaga martabat penerima zakat.

“Dengan lewat amil ada dampak positif: penerima tidak merasa berutang budi kepada pemberi. Kalau muzakki memberikan langsung kepada mustahik, bisa jadi yang menerima merasa berutang budi karena setiap tahun menerima dari orang yang sama,” kata Mahasri.

Ia menilai penyaluran melalui amil, baik panitia zakat masjid maupun lembaga resmi pengelola zakat, dapat membuat distribusi lebih tertata, sistematis, dan adil. Selain itu, cara ini juga membantu menjaga hubungan yang setara antara pemberi dan penerima.

Dari sisi sosial, Mahasri menegaskan bahwa zakat fitrah memberi manfaat nyata bagi masyarakat. Bagi keluarga yang mengalami kesulitan ekonomi, bantuan bahan makanan menjelang hari raya dapat membantu memenuhi kebutuhan pokok sehingga mereka dapat merayakan Idulfitri dengan lebih tenang.

Menurutnya, semangat zakat fitrah adalah agar kebahagiaan Idulfitri dapat dirasakan semua orang. Karena itu, zakat fitrah tidak hanya menjadi kewajiban ritual di penghujung Ramadan, tetapi juga sarana memperkuat solidaritas sosial di tengah masyarakat.

Kontributor: Maysali
Editor: Al-Afasy

Muhammadiyah Jawa Tengah

Muhammadiyah Jawa Tengah adalah gerakan Islam yang mempunyai maksud dan tujuan menegakkan dan menjunjung tinggi agama Islam sehingga terwujud masyarakat Islam Jawa Tengah yang sebenar-benarnya

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

https://merdekakreasi.co.id/buku/pkvgames/https://merdekakreasi.co.id/buku/bandarqq/https://merdekakreasi.co.id/buku/dominoqq/https://merdekakreasi.co.id/tentang-kami/