STIEM Cilacap Gelar Bazar Murah, Bagikan 500 Kupon untuk Warga Sekitar Kampus

PWMJATENG.COM, CILACAP – STIEM Cilacap menggelar bazar murah Ramadan dengan membagikan 500 kupon kepada warga di sekitar kampus, Sabtu, 14 Maret 2026. Kegiatan yang berlangsung di halaman kampus itu menjadi bagian dari program Kampus Berdampak untuk membantu masyarakat memperoleh kebutuhan pokok dengan harga terjangkau.
Kupon bazar dibagikan melalui ketua rukun tetangga (RT) di sekitar kampus. Sebanyak 13 RT menerima masing-masing 20 hingga 25 kupon untuk disalurkan kepada warga.
Ketua Amaliyah Ramadan STIEM Cilacap, Aditya Rifki Saputra, menjelaskan bazar menyediakan sejumlah kebutuhan pokok murah, antara lain beras, telur, minyak goreng, gula pasir, tepung terigu, sirup, dan paket sembako.
Menurut dia, panitia menyiapkan 100 paket beras, 200 paket telur, dan 200 paket sembako murah yang berisi minyak goreng, sirup, dan gula pasir. Selain itu, tersedia pakaian pantas pakai serta stan UMKM yang menjual makanan ringan, madu, dan buah.
“Harga subsidi, jadi harganya di bawah pasar dengan selisih sekitar Rp2.000 sampai Rp3.000 per item,” jelasnya.
500 Kupon Dibagikan untuk Warga
Aditya mengatakan bazar murah dapat terlaksana berkat dukungan sejumlah pihak ketiga, di antaranya Dinas Pertanian untuk penyediaan beras dan telur, serta Grafika untuk paket sembako murah.
“Kupon khusus telur dan beras, satu kupon untuk satu komoditas bagi satu keluarga,” katanya.
Ia menambahkan, total kupon yang dibagikan dalam bazar murah Ramadan itu mencapai 500 lembar. Masyarakat pun terlihat antusias memanfaatkan kesempatan membeli bahan pokok dengan harga lebih terjangkau.
“Alhamdulillah, masyarakat cukup ramai mengunjungi dan membeli sembako murah di acara bazar Ramadan,” ujarnya.
Warga Sambut Positif Bazar Ramadan
Salah seorang pembeli, Sulistyorini, warga RT 04 RW 03 Kelurahan Mertasinga, Cilacap Utara, mengaku terbantu dengan adanya bazar murah di sekitar kampus.
Ia membeli paket sembako seharga Rp35 ribu, serta telur dengan harga Rp26 ribu per kilogram.
“Alhamdulillah, bisa membeli bahan pokok dengan harga terjangkau,” ucapnya.
Sulistyorini berharap kegiatan serupa terus digelar karena memberi manfaat langsung bagi warga sekitar.
“Senang ada bazar Ramadan,” katanya.
Bentuk Kampus Berdampak
Ketua STIEM Cilacap, Warsono, mengatakan bazar murah merupakan inisiatif panitia Amaliyah Ramadan yang digerakkan bersama para dosen. Menurutnya, kegiatan itu menjadi bentuk kepedulian kampus kepada masyarakat, khususnya pada bulan Ramadan menjelang Idulfitri.
“Ini untuk meringankan sebagian masyarakat di bulan Ramadan. Semoga masyarakat dapat menyambut Idulfitri dengan lebih baik,” harapnya.
Ia menegaskan kampus dan mahasiswa harus memberi dampak serta manfaat bagi lingkungan sekitar.
“Bazar murah ini kami hadirkan untuk masyarakat sekitar kampus,” katanya.
Warsono juga menyampaikan terima kasih kepada pihak ketiga yang telah mendukung terselenggaranya kegiatan tersebut.
“Terima kasih kepada pihak ketiga yang telah membantu terselenggaranya bazar murah ini,” pungkasnya.
Kontributor: Wasis
Editor: Al-Afasy



