Bidikan Presisi di Kala Puasa: PCPM Kandangan Sukses Gelar “Marhaban Ya Panahan”

PWMJATENG.COM, KANDANGAN – Komplek SMP Muhammadiyah 5 (MUMA) Kandangan mendadak riuh oleh deretan anak panah yang melesat menuju sasaran. Pada Sabtu (21/2), Pimpinan Cabang Pemuda Muhammadiyah (PCPM) Kandangan resmi menggelar kegiatan bertajuk “Marhaban Ya Panahan”, sebuah ajang ngabuburit inspiratif yang menggabungkan aktivitas fisik dengan penguatan mentalitas kader.
Panitia menegaskan bahwa esensi kegiatan ini bukan sekadar kemahiran membidik, melainkan melatih ketenangan batin. Di bawah bimbingan mentor berpengalaman, peserta diajarkan teknik dasar mulai dari stance (posisi berdiri), anchor (titik tumpu), hingga release (pelepasan anak panah).
“Memanah di tengah rasa lapar dan dahaga adalah ujian konsentrasi yang sesungguhnya. Kami ingin menghadirkan suasana Ramadan yang dinamis namun tetap bermakna,” ujar perwakilan panitia di sela-sela acara.
Tagline “One Arrow at a Time” menjadi ruh dalam kegiatan ini. Ketua PCPM Kandangan menjelaskan bahwa setiap anak panah adalah simbol langkah kecil dalam hidup.
“Jika ingin mencapai target besar, mulailah dengan fokus pada satu anak panah yang ada di tangan sekarang. Lepaskan dengan keyakinan. Itulah yang ingin kami tanamkan kepada para pemuda di Kandangan,” jelasnya.
Acara ini tidak hanya diikuti oleh kader internal, tetapi juga pemuda umum dari wilayah sekitar. Selain menjadi sarana olahraga, kegiatan ini juga menggerakkan ekonomi kerakyatan dengan hadirnya pedagang UMKM lokal di sekitar lokasi acara.
Pemilihan lokasi di SMP MUMA Kandangan yang strategis turut mendukung suksesnya acara. Atmosfer lapangan yang luas dengan dekorasi khas PCPM memberikan energi positif bagi para peserta hingga waktu berbuka tiba.
Melihat kesuksesan dan tingginya minat peserta, muncul harapan agar kegiatan ini tidak berhenti saat Ramadan usai. Banyak pihak mendorong lahirnya klub memanah permanen atau sekolah panahan di bawah naungan Pemuda Muhammadiyah Kandangan sebagai pusat pengembangan bakat pemuda.
Dengan berakhirnya acara pada pukul 18.00 WIB, PCPM Kandangan telah resmi menancapkan “anak panah” keberhasilan mereka—sebuah langkah kecil yang membawa dampak besar bagi pembangunan karakter pemuda yang mandiri, sabar, dan fokus.
Editor: Al-Afasy



