Jemput Ridha Allah Sebelum Ilmu, SMP MBS Limpung Budayakan Dhuha & Dzikir Pagi

PWMJATENG.COM, BATANG – Matahari pagi baru saja menampakkan sinarnya, namun suasana di SMP Muhammadiyah Boarding School (MBS) Limpung sudah tampak hidup dengan aktivitas spiritual. Sebelum pena menari di atas kertas dan diskusi kelas dimulai, seluruh santri berkumpul di masjid untuk melaksanakan shalat Dhuha berjamaah dan dzikir pagi.
Kegiatan rutin ini menjadi ciri khas sekaligus fondasi utama dalam mengawali Kegiatan Belajar Mengajar (KBM) di lingkungan pondok pesantren tersebut.
Kepala Sekolah SMP MBS Limpung, Ust. Ikhsanudin, mengungkapkan bahwa pembiasaan ini bertujuan untuk menyeimbangkan antara kecerdasan intelektual (IQ) dan kecerdasan spiritual (SQ).
“Kami ingin para santri memulai hari dengan mengingat Allah. Shalat Dhuha adalah pembuka pintu rezeki, termasuk rezeki berupa pemahaman ilmu yang bermanfaat. Dengan berdzikir, hati mereka menjadi tenang, sehingga lebih siap menerima pelajaran sesulit apa pun,” tuturnya.
Ada tiga pilar utama yang dilakukan santri sebelum masuk ke ruang kelas:
- Shalat Dhuha Berjamaah: Melatih kedisiplinan dan kebersamaan.
- Lantunan Dzikir & Asmaul Husna: Memperkuat hafalan doa harian dan membangun chemistry spiritual.
- Tausiyah Motivasi: Arahan singkat dari ustadz untuk membakar semangat belajar santri.
Banyak santri mengaku merasakan perbedaan signifikan. Suasana belajar di kelas menjadi lebih kondusif dan fokus meningkat tajam. Salah satu santri kelas IX menuturkan bahwa dzikir pagi membuatnya lebih tenang dan tidak terburu-buru dalam mengerjakan tugas kelas.
Pembiasaan ini bukan sekadar aturan sekolah, melainkan bagian dari kurikulum karakter. SMP MBS Limpung berharap para santri tumbuh menjadi pribadi yang tidak hanya unggul dalam prestasi akademik, tetapi juga memiliki kedekatan spiritual yang kuat kepada Sang Pencipta.
Kontributor: MBS Limpung | Humas
Editor: Al-Afasy



