Sisir 21 Dusun, Mahasiswa KKN UNIMMA Update Data Anak Tidak Sekolah di Banyusidi

PWMJATENG.COM, MAGELANG — Semangat pemerataan pendidikan menjadi napas utama mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Tematik II Universitas Muhammadiyah Magelang (UNIMMA) periode 2025/2026. Di Desa Banyusidi, Kecamatan Pakis, tim mahasiswa meluncurkan program “Gumregah Bungah” untuk mendampingi dan mendata ulang Anak Tidak Sekolah (ATS) yang tersebar di wilayah tersebut.
Ketua KKN Desa Banyusidi, Salma, menjelaskan bahwa program ini lahir dari kebutuhan pemutakhiran data riil. Meski pernah menjadi pilot project pada 2023, kondisi di lapangan terus dinamis sehingga diperlukan asesmen baru. “Kami melakukan koordinasi intensif dengan Pemerintah Desa untuk memastikan data yang dihimpun dapat menjadi dasar perencanaan pembangunan sektor pendidikan desa,” jelasnya pada Sabtu (7/2/2026).
Menjangkau 21 dusun dengan medan pegunungan bukan perkara mudah. Strategi yang diambil mahasiswa adalah menjadikan Kepala Dusun sebagai mitra strategis dalam distribusi formulir dan verifikasi data. Instrumen pendataan dirancang sangat detail, mencakup:
- Identitas lengkap dan riwayat pendidikan terakhir.
- Analisis faktor penyebab (ekonomi, minat, atau akses).
- Kondisi sosial-ekonomi orang tua untuk menentukan intervensi yang tepat.
Kepala Dusun Banyusidi, Istadi, mengakui kehadiran mahasiswa sangat membantu desa. “Wilayah kami luas dan sulit terjangkau secara administratif sendirian. Mahasiswa UNIMMA membantu kami menjangkau area yang selama ini terlewat,” ungkapnya.
Dosen Pembimbing Lapangan (DPL), Lintang Muliawanti, S.I.Kom., M.A., menegaskan bahwa pendataan ini bukan sekadar urusan administratif. “Melalui Program Gumregah Bungah, mahasiswa belajar membangun relasi sosial. Tujuannya agar masyarakat merasa dipercaya, sehingga informasi yang diberikan benar-benar jujur,” paparnya.
Selain pendataan, mahasiswa juga aktif melakukan sosialisasi di forum PKK, seperti yang dilakukan di Dusun Wiropati. Mereka mengajak orang tua berdialog mengenai peran penting keluarga dalam mendukung perkembangan psikis dan masa depan pendidikan anak.
Melalui sinergi ini, UNIMMA berkomitmen mewujudkan masa depan pendidikan desa yang lebih inklusif dan berkeadilan di Kabupaten Magelang.
Kontributor: Arina Husnia | Humas
Editor: Al-Afasy



