Gagas Blockchain Pendidikan, Mahasiswi UMS Juara 1 Nasional

PWMJATENG.COM, Surakarta — Binugraheni Indah Budiyati, mahasiswi Program Studi Ekonomi Pembangunan Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS), berhasil meraih Juara 1 dalam ajang Airlangga Pioneer National Essay Competition di Universitas Airlangga. Prestasi ini diraih berkat gagasan inovatifnya mengenai pemanfaatan teknologi blockchain untuk memperluas akses pendidikan tinggi di Indonesia.
Dalam esainya, Binugraheni memaparkan bahwa blockchain dapat menciptakan sistem pencatatan data akademik dan pengelolaan bantuan pendidikan yang lebih aman, transparan, dan akuntabel. Teknologi ini diyakini mampu menekan kendala administrasi serta meningkatkan kepercayaan publik terhadap distribusi beasiswa.
“Blockchain bukan sekadar teknologi finansial, tetapi juga dapat diterapkan untuk mendukung tata kelola pendidikan yang lebih efisien,” ungkap Binugraheni, Rabu (7/1).
Sebagai mahasiswa Ekonomi Pembangunan, ia menekankan bahwa akses pendidikan yang inklusif adalah kunci utama investasi sumber daya manusia (SDM) untuk menyongsong Indonesia Emas 2045. Melalui riset mendalam dan diskusi bersama dosen di UMS, ia berhasil menyusun argumen sistematis yang mengungguli peserta dari berbagai perguruan tinggi nasional lainnya.
Kemenangan yang diumumkan pada 20 Desember 2025 lalu ini menjadi motivasi bagi Binugraheni untuk terus berkontribusi dalam isu kebijakan publik. Ia berharap gagasan penerapan blockchain di sektor pendidikan ini dapat dikembangkan lebih lanjut oleh pemangku kepentingan untuk transformasi pendidikan Indonesia yang lebih baik.
“Saya ingin terus menulis dan berkontribusi. Semoga gagasan ini bisa menjadi bagian dari solusi nyata bagi bangsa,” pungkasnya.
Kontributor: Yusuf | Humas
Editor: Al-Afasy



