Dukung Lansia, UMS dan PDA Boyolali Susun Buku Pedoman SSA

PWMJATENG.COM, Sukoharjo — Dosen Program Studi Kesehatan Masyarakat Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) penerima Hibah RisetMu menggelar Focus Group Discussion (FGD) untuk menyusun Buku Pedoman Sekolah Senior Aisyiyah (SSA) Boyolali. Kegiatan berlangsung di Laboratorium Audio Visual Prodi Kesmas UMS, Sabtu (13/1).
FGD ini dihadiri oleh Pimpinan Daerah Aisyiyah (PDA) Boyolali serta tim pengabdian masyarakat. Fokus utama diskusi adalah merumuskan panduan operasional yang mengintegrasikan kurikulum batch 1 dengan materi Al-Islam dan Kemuhammadiyahan (AIK), kesehatan, serta pengembangan siswa berbasis keunggulan Aisyiyah.
“Kami berharap pengabdian ini menghasilkan satu buku pedoman SSA yang komprehensif untuk dimanfaatkan di Boyolali,” ungkap Ketua PDA Boyolali, Sri Hidayati.
Selain membahas daftar isi dan pembagian tugas, tim menargetkan draf buku ini selesai pada Juli 2026 untuk didaftarkan Hak Kekayaan Intelektualnya (HKI). Prof. Yuli Kusumawati, SKM., M.Kes., mewakili tim UMS, berharap pedoman ini memberikan manfaat jangka panjang bagi para lansia peserta SSA.
“Buku yang disusun bersama ini diharapkan menjadi standar pengelolaan sekolah lansia yang membawa manfaat nyata bagi masyarakat,” tambah Prof. Yuli.
SSA Boyolali merupakan lembaga pendidikan non-formal gratis yang tersebar di 35 kelompok di Kabupaten Boyolali. Pada tahun 2025, program ini telah mendidik sekitar 650 peserta lansia yang prosesi wisudanya dihadiri langsung oleh Wakil Bupati Boyolali pada Oktober lalu.
Editor: Al-Afasy



