Gandeng Pakar Dunia, UMS Dorong Inovasi Pembelajaran Matematika Berbasis AI
PWMJATENG.COM, SURAKARTA – Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) terus memperkuat peran teknologi digital dalam dunia pendidikan tinggi. Dosen FKIP UMS Anisa Swastika menegaskan pentingnya pemanfaatan kecerdasan buatan (AI) untuk menghadirkan inovasi pembelajaran matematika UMS yang modern, personal, dan interaktif pada era global saat ini.
Pernyataan tersebut disampaikan Anisa dalam gelaran International Conference on Mathematics and Learning Research (ICOMER) 2026. Forum ilmiah tahunan ini mengusung fokus utama pada peran teknologi AI serta pengembangan keterampilan berpikir matematis untuk masa depan.
Menghadirkan Pembicara Internasional dari Australia dan Thailand
Program Studi Pendidikan Matematika FKIP UMS menyelenggarakan ICOMER 2026 sebagai bagian dari International Summit on Science, Technology, and Humanity (ISETH) 2026. Acara yang berlangsung secara hybrid ini sukses menjaring 195 peserta dari berbagai daerah.
Konferensi internasional ini menghadirkan akademisi ternama dari Australia dan Thailand. Assoc. Prof. Greg Oates dari University of Tasmania mengulas pentingnya kontrak didaktik pada era AI, sedangkan Assoc. Prof. Maitree Inprasitha dari Khon Kaen University memaparkan strategi Lesson Study berbasis teknologi.
“Pemanfaatan teknologi AI membuka peluang menghadirkan pembelajaran yang lebih personal, interaktif, serta mampu membantu pemodelan berbagai persoalan nyata,” ujar Anisa saat diwawancarai pada Jumat (6/11/2026).
Penguatan Kognitif dan Peran AI dalam Pembelajaran
Para akademisi nasional juga membagikan gagasan penting dalam forum tersebut. Prof. Cecep Anwar Hadi Firdos Santosa dari Universitas Sultan Ageng Tirtayasa mengulas efisiensi kognitif siswa, sementara Assoc. Prof. Muhammad Noor Kholid dari UMS memaparkan pemberdayaan pemikiran reflektif matematis di tengah pesatnya kemajuan teknologi.
Diskusi interaktif ini memperjelas bahwa keberadaan teknologi AI perlu berjalan seimbang dengan penguatan kemampuan berpikir kritis. Pembelajaran modern tidak hanya mengejar penguasaan materi teknis, tetapi juga mengasah kemampuan menganalisis dan merefleksikan proses berpikir secara mendalam.
Kolaborasi lintas negara ini sekaligus menegaskan komitmen kampus dalam mengembangkan inovasi pembelajaran matematika UMS ke tingkat internasional. Lewat langkah ini, UMS terus memperluas jejaring akademik global serta memberikan kontribusi nyata bagi transformasi pendidikan dunia.
Kontributor: Yusuf
Editor: Akmal



