Sambut Muktamar Muhammadiyah 2027, PDM Wonosobo Buka Capaian KPI dan Akselerasi KTAM
PWMJATENG.COM, WONOSOBO – Pimpinan Daerah Muhammadiyah (PDM) Wonosobo bersama Pimpinan Daerah Aisyiyah (PDA) Wonosobo menggelar rapat konsolidasi serentak di Kecamatan Sapuran pada Ahad (1/11/2026). Momentum strategis ini menjadi ajang pemantapan kinerja organisasi sekaligus langkah awal memperkuat persiapan menuju perhelatan Muktamar Muhammadiyah 2027.
Ketua PDM Wonosobo, Drs. Bambang WEN, M.M., membuka langsung Rapat Koordinasi Pimpinan Cabang Muhammadiyah (PCM) se-Kabupaten Wonosobo di Kawedanan Sapuran. Beliau menekankan agar seluruh pimpinan cabang, pengelola Amal Usaha Muhammadiyah (AUM), dan jajaran organisasi otonom meningkatkan sinergi organisasi secara berkelanjutan.
Konsolidasi Sapuran Gariskan Target Muktamar Muhammadiyah 2027
Dalam pengarahannya, Bambang WEN meminta seluruh warga persyarikatan menyukseskan perhelatan Muktamar Muhammadiyah 2027 yang bakal berlangsung di Medan, Sumatera Utara. Beliau mengajak jajaran pengurus dan anggota berpartisipasi aktif, termasuk hadir langsung sebagai penggembira Muktamar.
“Muktamar bukan sekadar agenda musyawarah lima tahunan biasa. Forum ini menjadi momentum penting untuk mempererat persatuan, menyalakan kembali semangat perjuangan, dan merumuskan arah gerakan organisasi ke depan,” ujar Ketua PDM Wonosobo tersebut.
Selain membahas agenda Muktamar Muhammadiyah 2027, pleno PDM Wonosobo juga memaparkan capaian Key Performance Indicators (KPI) organisasi. Saat ini PDM Wonosobo berhasil menempati peringkat ketiga di Jawa Tengah, berada tepat di bawah PDM Salatiga dan PDM Semarang. Capaian ini memacu semangat seluruh pengurus untuk terus meningkatkan efektivitas tata kelola program.
PCM Wonosobo Dominasi Perolehan KTAM Muhammadiyah
Pada kesempatan yang sama, PDM Wonosobo mengumumkan tingkat penetrasi kepemilikan Kartu Tanda Anggota Muhammadiyah (KTAM). Data resmi rapat mencatat lima PCM dengan raihan KTAM tertinggi, yaitu:
-
PCM Wonosobo: 431 KTAM
-
PCM Kertek: 138 KTAM
-
PCM Kalikajar: 98 KTAM
-
PCM Selomerto: 79 KTAM
-
PCM Mojotengah: 77 KTAM
Hasil tersebut menempatkan PCM Wonosobo di urutan teratas perolehan KTAM, disusul PCM Kertek dan PCM Kalikajar. PDM Wonosobo menjadikan capaian ini sebagai bahan evaluasi untuk memperluas pendataan anggota di seluruh wilayah Wonosobo.
Aisyiyah Wonosobo Garap Program Ekonomi Berkelanjutan
Pada waktu bersamaan, Pimpinan Cabang Aisyiyah (PCA) Sapuran memfasilitasi Rapat Konsolidasi Rutin PCA se-Daerah Wonosobo di Kompleks Al-Maa’uun Epicentrum. Sebanyak 100 peserta dari jajaran pimpinan cabang dan pleno pengurus hadir mengikuti seluruh rangkaian pengarahan dari PDA Wonosobo.
Panitia membagi pembahasan per majelis ke dalam ruangan terpisah agar proses evaluasi berjalan lebih efektif dan terarah. Langkah ini membantu setiap majelis memetakan kendala lapangan sekaligus menyusun program kerja sosial yang memberikan dampak nyata bagi masyarakat.
Selain mengevaluasi program kerja, peserta Aisyiyah Wonosobo menerima pembekalan materi pengembangan ekonomi berbasis industri berkelanjutan. Pembahasan fokus pada kemandirian ekonomi, pemanfaatan potensi lokal, dan pembentukan usaha produktif guna meningkatkan daya mandiri warga.
Jajaran PDA Wonosobo juga mendampingi proses pembuatan KTAM bagi seluruh anggota Aisyiyah untuk memperkuat kerapian administrasi persyarikatan. Pimpinan persyarikatan berpesan agar seluruh jajaran Aisyiyah konsisten menjaga semangat berorganisasi melalui aksi nyata yang memberi manfaat luas bagi umat.
Rangkaian konsolidasi di Sapuran ini mempertegas komitmen Muhammadiyah dan Aisyiyah di Wonosobo dalam memperkuat fondasi organisasi. Langkah nyata melalui pembenahan administrasi, penguatan ekonomi, peningkatan KPI, dan persiapan Muktamar Muhammadiyah 2027 menjadi bukti gerakan persyarikatan yang terus berkemajuan.
Kontributor: Rudyspramz
Editor: Akmal



