Berita

UNIMUS Polines Kolaborasi AI Ramah Lingkungan Demi Pembangunan Berkelanjutan

PWMJATENG.COM, SEMARANG — Universitas Muhammadiyah Semarang dan Politeknik Negeri Semarang resmi menjajaki kerja sama strategis di bidang pendidikan, penelitian, dan pengabdian masyarakat. Langkah UNIMUS Polines kolaborasi AI ini berfokus pada pengembangan kecerdasan buatan (Artificial Intelligence) yang inklusif, efisien, serta ramah lingkungan.

Kedua perguruan tinggi menandatangani nota kesepahaman (Memorandum of Understanding) secara langsung di Kampus UNIMUS, Semarang. Rektor UNIMUS Prof. Dr. Masrukhi, M.Pd., bersama Direktur Polines Garut Lambang Groho memimpin prosesi penandatanganan kesepakatan tersebut.

Jajaran pimpinan dari kedua institusi hadir menyaksikan momen penting ini. Perwakilan UNIMUS meliputi jajaran Wakil Rektor, Dekan Fakultas Ekonomi, Hukum, dan Bisnis (FEHBi), Dekan Fakultas Teknik (FT), serta jajaran dosen Fakultas Ilmu Komputer dan Teknologi Digital (FIKOMDIGI).

Penguatan Jejaring Perguruan Tinggi Semarang

Dalam sambutannya, Prof. Masrukhi memaparkan perkembangan pesat UNIMUS yang kini mengelola sembilan fakultas, 49 program studi, dan dua rumah sakit. Perkembangan institusi menjadi modal berharga untuk memperluas jejaring akademis. Oleh karena itu, kesepakatan UNIMUS Polines kolaborasi AI harus berlanjut dalam program aksi nyata.

Rektor UNIMUS juga menyinggung terobosan medis terkini di RS UNIMUS. Pihaknya baru saja meluncurkan layanan pengobatan kanker berteknologi cryosurgery hasil kerja sama dengan Royal Hospital Guangzhou, Tiongkok. Peluncuran layanan modern tersebut berhasil menghimpun 47 pakar kanker internasional di Semarang.

Sementara itu, Direktur Polines Garut Lambang Groho menyambut hangat sinergi ini. Beliau menilai potensi besar UNIMUS sangat relevan untuk menjawab tantangan dunia kerja modern. Polines yang kini membina 9.560 mahasiswa dan 355 dosen aktif terus berupaya meningkatkan kualifikasi tenaga pengajar.

Garut menambahkan bahwa keterhubungan pendidikan dengan industri menjadi prioritas utama. Polines telah mencetak lebih dari 20.000 lulusan dengan tingkat penyerapan kerja mencapai 83 persen. Karena itu, kemitraan UNIMUS Polines kolaborasi AI akan memperkuat relevansi kurikulum dengan kebutuhan pasar kerja global.

Mengembangkan Green AI dan Teknologi Humanis

Seusai acara seremoni, kegiatan berlanjut dengan diskusi panel yang membahas peran teknologi digital terhadap pembangunan berkelanjutan SDGs. Wakil Rektor IV UNIMUS Muhammad Yusuf, Ph.D., bersama Wakil Direktur IV Polines Prof. Dr. Ir. Kurnianingsih, S.T., M.T., memimpin jalannya diskusi interaktif tersebut.

Muhammad Yusuf menekankan bahwa pengembangan riset UNIMUS Polines kolaborasi AI tidak boleh berpusat pada kecanggihan mesin semata. Teknologi AI harus berpihak pada kebutuhan nyata masyarakat serta tidak merusak kelestarian lingkungan.

Oleh sebab itu, kedua kampus mendorong konsep Green AI atau kecerdasan buatan hemat energi. Pendekatan ini sangat krusial mengingat infrastruktur digital di Indonesia belum merata. Aplikasi AI harus memfasilitasi kebutuhan publik secara adil, termasuk bagi para tenaga kesehatan dan petani di daerah.

Sebagai penutup, diskusi menyepakati pentingnya prinsip human in the loop agar kontrol etika dan pertimbangan nurani manusia tetap menjadi penentu utama. Melalui kesepakatan UNIMUS Polines kolaborasi AI, kedua perguruan tinggi siap melahirkan inovasi digital yang inklusif dan berkelanjutan bagi masyarakat luas.

Kontributor: Humas UNIMUS
Editor: Akmal

Muhammadiyah Jawa Tengah

Muhammadiyah Jawa Tengah adalah gerakan Islam yang mempunyai maksud dan tujuan menegakkan dan menjunjung tinggi agama Islam sehingga terwujud masyarakat Islam Jawa Tengah yang sebenar-benarnya

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

pkv gameslk21slot777slot777slottoto 4dslot thailandslotslot gacor hari inislot gacorslot gacorslot thailandzonawin777zonawin777zonawin777slot777link slot gacor hari inizonawin777Zonawin777Zonawin777situs totoslot gacor