Cegah Risiko Jatuh, Mahasiswa UMS Gelar Pemeriksaan Keseimbangan Lansia di Karanganyar
PWMJATENG.COM, SURAKARTA – Risiko cedera akibat terjatuh masih menjadi ancaman serius bagi kelompok lanjut usia, terutama penderita darah tinggi. Guna menekan bahaya tersebut, mahasiswa Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) menggelar pemeriksaan keseimbangan lansia menggunakan metode tes Fukuda di Desa Jetis, Kecamatan Jatiyoso, Kabupaten Karanganyar, Jawa Tengah.
Langkah edukatif yang diprakarsai Himpunan Mahasiswa Program Studi (HMP) Fisioterapi UMS ini menyasar puluhan lansia hipertensi. Selain menjalani tes keseimbangan, sebanyak 33 peserta juga mengikuti cek kesehatan menyeluruh, mulai dari tekanan darah, gula darah, kolesterol, hingga asam urat.
Deteksi Dini Lewat Metode Tes Fukuda
Ketua Panitia, Galang Qiant Pratama, menjelaskan bahwa timnya memperkenalkan teknik sederhana untuk mengamati perubahan arah atau posisi tubuh saat peserta berjalan di tempat dengan mata tertutup. Melalui metode ini, para peserta dapat mengenali kondisi fisik mereka secara mandiri sejak dini.
“Kami mengenalkan pemeriksaan keseimbangan lansia agar masyarakat semakin waspada terhadap risiko terjatuh saat beraktivitas sehari-hari,” ujar Galang pada Jumat (16/10/2026).
Galang menegaskan bahwa stabilitas tubuh memegang peranan kunci agar orang tua tetap mandiri saat berdiri, berjalan, maupun berpindah posisi. Kendati demikian, hasil tes Fukuda lansia ini berfungsi sebagai indikator awal dan bukan satu-satunya tolok ukur medis.
Senam Hipertensi dan Cek Kesehatan Rutin
Sebelum menjalani pemeriksaan fisik, para peserta memulainya dengan senam hipertensi pada pagi hari. Olahraga ringan ini dirancang khusus untuk menjaga kebugaran tubuh tanpa membebani kondisi fisik lansia.
Setelah tubuh bugar, tim mahasiswa UMS Karanganyar segera melakukan pemeriksaan tensi darah, gula darah, dan asam urat. Langkah ini bertujuan untuk memberikan gambaran medis awal yang akurat bagi para peserta.
“Kami berharap edukasi ini menjadi kebiasaan sehat yang berkelanjutan sehingga efektif mencegah lansia jatuh akibat gangguan keseimbangan,” tambah Galang.
Edukasi Pola Hidup Sehat Berkelanjutan
Pada sesi penutup, panitia membagikan penjelasan detail mengenai hasil pemeriksaan kesehatan masing-masing peserta. Tim mahasiswa juga mengimbau peserta untuk berkonsultasi ke fasilitas kesehatan terdekat apabila memerlukan penanganan medis lanjutan.
Melalui aksi kepedulian yang berlangsung pada Minggu (27/9/2026) tersebut, aksi mahasiswa UMS Karanganyar ini berhasil mendorong kesadaran masyarakat desa akan pentingnya pemeriksaan keseimbangan lansia demi mewujudkan masa tua yang lebih aman, sehat, dan mandiri.
Kontributor: Yusuf
Editor: Akmal



