UMS Lepas Tim Mahasiswa Menuju Ajang Nasional Abdidaya Ormawa dan KJI 2026
PWMJATENG.COM, SURAKARTA — Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) melepaskan delegasi mahasiswa terbaiknya untuk bertanding dalam ajang kompetisi nasional. Pimpinan kampus secara resmi memberangkatkan para kontingen untuk berlaga pada Kompetisi Jembatan Indonesia (KJI) serta Abdidaya Ormawa 2026. Pelepasan yang berlangsung meriah ini menjadi bentuk nyata komitmen kampus dalam mendorong pencapaian prestasi mahasiswa di tingkat nasional.
Wakil Rektor I UMS, Prof. Dr. Ihwan Susila, S.E., M.Si., Ph.D., menyampaikan apresiasi tinggi kepada seluruh anggota tim. Beliau menegaskan bahwa keberhasilan lolos ke tahap nasional merupakan hasil kerja keras, komitmen, serta konsistensi yang panjang.
“Perjalanan menuju KJI dan Abdidaya Ormawa ini merupakan proses yang tidak instan. Oleh karena itu, kerja keras dan komitmen menjadi semangat kita untuk terus meningkatkan prestasi mahasiswa UMS di kampus tercinta ini,” ujar Ihwan saat memberikan sambutan di Lobby Gedung Induk Siti Walidah, Kamis (15/10/2026).
Pesan Nilai Kebangsaan dan Kebermanfaatan
Selain itu, Ihwan berpesan agar para utusan kampus selalu menjaga kekompakan dan tetap fokus selama bertanding. Mahasiswa tidak boleh merasa rendah diri saat berhadapan dengan utusan dari perguruan tinggi lain di Indonesia.
Khusus bagi peserta Abdidaya Ormawa 2026, beliau menekankan bahwa ukuran keberhasilan program tidak hanya sebatas piala. Manfaat nyata yang dirasakan oleh masyarakat luas menjadi tolok ukur utama dari program pengabdian tersebut.
Sementara itu, Direktur DKPTI UMS, Ir. Ahmad Kholid Alghofari, S.T., M.T., menjelaskan bahwa keikutsertaan ini membuktikan tingginya kualitas talenta muda kampus. Komitmen UMS lepas tim mahasiswa ini memperkuat posisi universitas dalam ajang resmi besutan Belmawa Kemendikbudristek.
“Teman-teman di sini membawa nama besar Universitas Muhammadiyah Surakarta. Tolong jaga nama baik kampus. Kita tentu mengharapkan juara, tetapi tunjukkan juga bahwa mahasiswa UMS unggul dalam sikap dan etika,” tegas Ahmad Kholid.

Tiga Tim Unggulan Siap Beraksi
Pada kesempatan yang sama, Kasubdit Talenta, Inovasi, dan Prestasi UMS, Muhammad Al Fatih Hendrawan, S.T., M.T., merinci komposisi kontingen yang berangkat. Pihaknya mengirimkan tiga tim unggulan untuk dua ajang bergengsi tersebut.
Dua tim berhasil lolos ke ajang Abdidaya Ormawa 2026, yakni delegasi HMP PTI dan IMM Al Ghozali Fakultas Psikologi. Sementara itu, satu tim dari tim CUBE siap berjuang pada Kompetisi Jembatan Indonesia.
“Sebanyak 22 mahasiswa siap berangkat menuju Universitas Muslim Indonesia (UMI) Makassar untuk mengikuti rangkaian ajang Abdidaya Ormawa 2026,” jelas Fatih.
Seleksi ajang Abdidaya Ormawa tahun ini berlangsung sangat ketat. Tim UMS berhasil menembus 120 tim terpilih nasional setelah menyisihkan lebih dari 2.200 proposal yang masuk.
Di sisi lain, keikutsertaan dalam KJI 2026 menjadi ajang pembuktian konsistensi inovasi mahasiswa Teknik Sipil UMS. Melalui ajang ini, UMS lepas tim mahasiswa dengan harapan mampu membawa pulang trofi juara sekaligus memberikan dampak positif bagi masyarakat.
Kontributor: Maysali
Editor: Akmal



