Sekolah Unggulan Muhammadiyah Jadi Acuan, PCM Rawamangun Adopsi Kurikulum Cambridge SMP UMP
PWMJATENG.COM, PURWOKERTO – Pimpinan Cabang Muhammadiyah (PCM) Rawamangun melangsungkan studi tiru ke sekolah unggulan Muhammadiyah milik Universitas Muhammadiyah Purwokerto (UMP) pada Selasa, 13 Oktober 2026. Kunjungan strategis ini bertujuan menyerap praktik terbaik dalam pengelolaan lembaga pendidikan modern.
Rombongan PCM Rawamangun mengawali agenda resmi melalui acara penyambutan hangat di Gedung Rektorat UMP. Kemudian, seluruh jajaran peserta segera melanjutkan kegiatan school tour untuk meninjau secara langsung fasilitas dan iklim belajar di SMP UMP.
Sebanyak 15 perwakilan hadir dalam rombongan dari Jakarta Timur tersebut. Komposisi delegasi mencakup jajaran pimpinan cabang serta kepala dan wakil kepala sekolah dari SD Muhammadiyah 24, SMP Muhammadiyah 31, hingga SMA Muhammadiyah 11 Jakarta.
Langkah ini menjadi fondasi penting bagi PCM Rawamangun. Oleh karena itu, mereka berkomitmen memperluas wawasan guna mendongkrak mutu pendidikan dan kualitas layanan di sekolah Muhammadiyah wilayah mereka.
Inovasi Kurikulum Internasional SMP UMP
Pihak tuan rumah yang diwakili Badan Pembina Harian (BPH) sekolah milik UMP menyambut interaksi ini secara terbuka. Di samping itu, momen bertukar gagasan tersebut berjalan interaktif, khususnya saat mengulas resep sukses pengelolaan sekolah berbasis internasional.
Dalam peninjauan tersebut, delegasi PCM Rawamangun mengamati secara dekat iklim belajar di SMP UMP yang dikenal sebagai sekolah unggulan Muhammadiyah di Purwokerto. Sekolah ini memang memiliki berbagai program andalan, seperti Tahfidz Qur’an, Funtastic Science, hingga Bilingual Program.
Daya tarik utama SMP UMP kian menguat karena statusnya sebagai mitra resmi (educational partner) dari Cambridge University Press. Berkat kemitraan global ini, sekolah mengoperasikan sebagian besar mata pelajaran menggunakan metode bilingual serta buku ajar standar internasional.
Selain keunggulan akademik, sekolah unggulan Muhammadiyah ini rutin mencetak deretan murid berprestasi di tingkat kabupaten maupun internasional. Dalam waktu dekat, siswa SMP UMP bahkan siap bertolak ke Jepang untuk mengikuti program pertukaran pelajar (student exchange) bersama Nishinooka Junior High School.
Perwakilan PCM Rawamangun menegaskan bahwa pengalaman berharga dari studi tiru ini menjadi bahan evaluasi yang sangat bermanfaat. Oleh sebab itu, sekembalinya ke Jakarta, mereka optimis mampu mereplikasi berbagai inovasi pembelajaran demi melahirkan lulusan yang unggul, berakhlak, dan berprestasi.
Kontributor: Eka Fadhil Ibrahim
Editor: Akmal



