Atasi Kekeringan, Muhipala SMA Muhi Salurkan Bantuan Air Bersih Cilacap untuk Warga Jeruklegi
PWMJATENG.COM, CILACAP — Ekstrakurikuler pencinta alam Muhipala SMA Muhammadiyah 1 (Muhi) Cilacap menyalurkan bantuan air bersih Cilacap sebanyak 5.000 liter untuk warga Dusun I Desa Mandala, Kecamatan Jeruklegi, Ahad (11/10/2026). Aksi tanggap kekeringan ini menjadi langkah nyata para siswa dalam membantu warga yang kesulitan mendapat air akibat kemarau panjang.
Selain penyaluran tahap pertama tersebut, tim Muhipala sudah menjadwalkan pengiriman tahap kedua pada Kamis (15/10/2026). Penyaluran susulan sebanyak 5.000 liter air bersih ini menyasar lokasi Dusun II Penampen, Desa Mandala. Dalam memfasilitasi gerakan kemanusiaan ini, Muhipala menjalin kolaborasi strategis bersama Lazismu Daerah Kabupaten Cilacap dan BPBD Kabupaten Cilacap.
Respons Cepat Krisis Air Bersih di Jeruklegi
Kepala Dusun I Desa Mandala, Irma Fatmawati, menyampaikan rasa terima kasih mendalam atas kepedulian para pelajar SMA Muhi Cilacap. Irma mengungkapkan bahwa debit air dari sumber mata air pegunungan Desa Mandala terus menyusut drastis. Kondisi kritis tersebut memaksa warga setempat bergantung pada pasokan bantuan dari luar.
Irma menambahkan bahwa bantuan air bersih Cilacap ini langsung menyokong kebutuhan dasar rumah tangga sehari-hari. Ia berharap aksi sosial ini terus berlanjut mengingat ancaman kekeringan masih membayangi kawasan pegunungan Desa Mandala.
Staf Pengelola Data dan Informasi BPBD Kabupaten Cilacap, Heri Pramudiyo Ananto, mengonfirmasi armada armada tangki terus bergerak mendistribusikan air. Pihak BPBD mengambil pasokan air bersih berkualitas langsung dari instalasi PDAM Tirta Wijaya terdekat di Jeruklegi. Heri menegaskan bahwa sinergi bersama elemen muda ini tidak hanya meringankan beban masyarakat, tetapi juga menjadi ladang ibadah yang bernilai tinggi.
Pendidikan Karakter Melalui Aksi Sosial
Koordinator Lapangan Muhipala SMA Muhi Cilacap, Dhea Bunga Aprilia, memimpin langsung 25 anggota aktif dalam pengawalan distribusi di lapangan. Dhea menceritakan antusiasme rekan-rekannya yang terjun langsung menyapa dan melayani kebutuhan warga desa. Senyum kebahagiaan warga saat menerima air bersih menjadi kepuasan batin tersendiri bagi para siswa.
Sementara itu, Pembina Ekstrakurikuler Muhipala, Kusworo, menjelaskan total pasokan bantuan air bersih Cilacap yang disiapkan mencapai 10.000 liter dalam dua tahap pengiriman. Kusworo menegaskan bahwa Muhipala tidak hanya melatih fisik siswa lewat diksar di Lampon Kebumen atau pendakian rutin tahunan ke Gunung Sindoro. Organisasi yang lahir pada 1 Muharam 1438 H ini secara konsisten menanamkan empati sosial lewat aksi bersih pantai, penanaman pohon, hingga bakti sosial kekeringan.
Kontributor: Wasis
Editor: Akmal



