Perkuat Budaya Sehat, Ribuan Mahasiswa Baru UNIMUS Rasakan Layanan Kesehatan Gratis Berkat Sinergi Lintas Sektor
PWMJATENG.COM, SEMARANG – Universitas Muhammadiyah Semarang terus memperkuat budaya hidup sehat di lingkungan perguruan tinggi. Sebanyak 1.795 mahasiswa baru dari sembilan fakultas menikmati layanan kesehatan gratis UNIMUS yang berlangsung pada 14–18 September 2026.
Kegiatan bertajuk Cek Kesehatan Gratis (CKG) ini terwujud berkat sinergi lintas sektor antara UNIMUS, Ikatan Alumni Fakultas Ilmu Keperawatan dan Kesehatan (IKA FIKKES), serta Dinas Kesehatan Kota Semarang.
Program promotif dan preventif ini bertujuan untuk meningkatkan kesadaran mahasiswa terhadap pentingnya deteksi dini faktor risiko penyakit tidak menular sejak dini.
Temuan Skrining Kesehatan Mahasiswa
Melalui layanan kesehatan gratis UNIMUS, para mahasiswa baru menjalani rangkaian pemeriksaan lengkap. Tim medis melakukan skrining riwayat kesehatan, pengukuran antropometri, pemeriksaan tekanan darah, hingga tes gula darah.
Hasil pemeriksaan menunjukkan bahwa 183 mahasiswa atau sekitar 10,2 persen masuk dalam kategori prehipertensi. Selain itu, petugas mencatat 114 mahasiswa atau 6,4 persen terindikasi mengidap hipertensi.
Secara keseluruhan, sebanyak 297 mahasiswa terdeteksi memiliki masalah tekanan darah. Petugas juga menemukan satu mahasiswa dengan kadar gula darah sewaktu di atas batas normal.
Temuan ini menjadi pengingat penting bahwa penyakit tidak menular kini rentan menyerang usia muda. Faktor gaya hidup, kurang beraktivitas fisik, serta kebiasaan merokok menjadi pemicu utama risiko tersebut.
Sinergi Puskesmas dan Relawan Alumni
Keberhasilan program layanan kesehatan gratis UNIMUS ini tidak lepas dari dukungan fasilitas pelayanan kesehatan primer. Sebanyak 11 puskesmas di Kota Semarang menerjunkan tenaga medisnya untuk mengawal proses skrining.
Selain puskesmas, puluhan alumni FIKKES UNIMUS turut hadir secara sukarela sebagai relawan kesehatan. Para alumni yang telah bekerja di berbagai rumah sakit dan klinik tersebut membagikan ilmu serta pengalaman mereka secara langsung.
Dosen UNIMUS sekaligus tim pelaksana CKG 2026, Yanuan ben Olina, menyampaikan apresiasinya atas keterlibatan seluruh pihak. Pihaknya mengimbau mahasiswa yang memiliki hasil skrining di luar batas normal untuk segera melakukan pemeriksaan lanjutan.
“Layanan kesehatan gratis UNIMUS ini merupakan komitmen kampus untuk membiasakan pola hidup sehat sejak awal masa perkuliahan. Kami berharap mahasiswa rutin berolahraga dan menjaga pola makan,” tutur Yanuan.
Melalui sinergi yang kuat ini, UNIMUS membuktikan bahwa investasi dalam bidang kesehatan dan pendidikan dapat berjalan berdampingan untuk mencetak generasi muda yang unggul dan produktif.
Kontributor: Prima Trisna Aji
Editor: Akmal



