Pembinaan Guru Muhammadiyah Jepara Dorong Pembelajaran Konstruktivis dan Asesmen Bermakna
PWMJATENG.COM, JEPARA — Majelis Pendidikan Dasar dan Menengah (Dikdasmen) PCM Kalinyamatan memperkuat kualitas pendidik melalui agenda pembinaan guru Muhammadiyah Jepara pada Sabtu (3/10/2026). Agenda penting ini berlangsung meriah di Aula Masjid Taqwa Kriyan sejak pagi hari. Oleh karena itu, langkah strategis tersebut bertujuan untuk meningkatkan kompetensi, profesionalisme, serta semangat pengabdian seluruh tenaga pendidik dari SD Muhammadiyah Kriyan dan SMP Muhammadiyah 5 Kalinyamatan.
Selain memantapkan kualitas mengajar, pertemuan serentak ini juga efektif mempererat ukhuwah antar-amal usaha pendidikan. Selanjutnya, jajaran pimpinan persyarikatan, perwakilan PCA Kalinyamatan, hingga pengurus Kantor Layanan Lazismu Kalinyamatan turut hadir memberikan dukungan penuh. Hasilnya, kepala sekolah bersama jajaran guru dan tenaga kependidikan mengikuti seluruh rangkaian acara dengan antusias.
Tiga Sesi Kunci Penguatan Pendidik
Untuk mencapai target kualitas tersebut, penyelenggara menghadirkan tiga narasumber yang membedah materi krusial. Pertama, Ketua PCM Kalinyamatan, Drs. H. Muhammad Suwondo, M.Pd., mengawali pembinaan dengan memaparkan arah kebijakan keorganisasian. Kemudian, Sekretaris Majelis Dikdasmen PCM Kalinyamatan, H. Zaini MS, S.Pd., mengulas konsep konstruktivisme pembelajaran dan penyusunan asesmen bermakna bagi siswa.
Sementara itu, pada sesi penutup, Ketua Majelis Dikdasmen PCM Kalinyamatan, H. Sunarto, S.Pd., menekankan pembentukan attitude serta pemetaan talenta guru. Melalui paparan intensif ini, para peserta akhirnya memperoleh panduan konkret untuk mengeksplorasi potensi diri secara optimal di lingkungan sekolah.
Komitmen Wujudkan Pendidikan Berkemajuan
Melalui pelaksanaan pembinaan guru Muhammadiyah Jepara secara berkala ini, Majelis Dikdasmen optimis kualitas pembelajaran di sekolah kian meningkat. Oleh sebab itu, para tenaga pendidik kini siap mengimplementasikan nilai keorganisasian dan metode mengajar yang lebih interaktif di kelas masing-masing.
Pada akhirnya, sinergi kuat antar-lembaga ini mampu mencetak generasi peserta didik yang unggul dan berkarakter. Dengan demikian, penguatan mutu pendidikan Muhammadiyah di wilayah Kalinyamatan dapat terwujud secara konsisten.
Kontributor: Fury Fariansyah
Editor: Akmal



