Mantapkan Kesiapan 101 Calon Jemaah, KBIH Al Kautsar Muhammadiyah Gelar Manasik Haji
PWMJATENG.COM, BOYOLALI – Sebanyak 101 calon jemaah haji asal Kecamatan Klego antusias mengikuti pemantapan manasik haji Boyolali di Madrasah Aliyah Negeri (MAN) 4 Boyolali, Minggu (4/10/2026). Kegiatan simulasi mandiri garapan KBIH Al Kautsar Muhammadiyah ini berfokus memperkuat kemandirian ibadah jemaah sebelum berangkat ke Tanah Suci.
Para peserta menerima materi krusial mengenai tata cara pelaksanaan ibadah, mulai dari rukun, wajib, hingga solusi atas berbagai kendala lapangan. Pemateri H. M. Arifin mengupas tuntas tata cara Tawaf Wada beserta dinamika permasalahannya. Beliau menekankan bahwa tawaf perpisahan tersebut merupakan bentuk penghormatan terakhir jemaah sebelum meninggalkan Kota Suci Makkah.

Tata Cara Umrah dan Haji Tamattu
Selain Tawaf Wada, para peserta mendapat pembekalan tata cara ibadah umrah yang disampaikan oleh H. Edi Sulistiyanto. Pemahaman mendalam terkait rukun umrah menjadi modal penting bagi jemaah. Hal ini mengingat sebagian besar calon jemaah haji Indonesia menjalankan haji tamattu, yakni mendahulukan ibadah umrah sebelum puncak prosesi haji.
Pengelola KBIH Al Kautsar Muhammadiyah menegaskan bahwa program manasik haji Boyolali tingkat kecamatan ini bertujuan mendekatkan layanan kepada masyarakat. Melalui bimbingan intensif ini, 101 jemaah dapat membangun rasa percaya diri dan kekompakan kelompok sebelum bergabung dengan kloter utama.
Rangkaian simulasi manasik haji Boyolali yang berlangsung sejak pagi hari tersebut berjalan tertib dan khidmat. Kegiatan berlanjut dengan sesi diskusi interaktif, lalu diakhiri doa bersama untuk keselamatan dan kelancaran seluruh prosesi ibadah jemaah di Tanah Suci.
Kontributor: Afif
Editor: Akmal



