Berita

Rektor UMPWR Tinjau Stand Dehiera KMI Expo 2026, Pacu Wirausaha Mahasiswa Tembus Pasar Nasional

PWMJATENG.COM, PURWOREJO – Rektor Universitas Muhammadiyah Purworejo (UMPWR), Assoc. Prof. Dr. Teguh Wibowo, M.Pd., meninjau langsung produk wirausaha mahasiswa UMPWR dalam ajang KMI Expo XVII 2026 di Universitas Jenderal Soedirman (Unsoed) Purwokerto. Kunjungan langsung pimpinan kampus pada Rabu (30/9/2026) ini membakar semangat tim Dehiera yang sukses melaju ke pameran kewirausahaan tingkat nasional tersebut.

Dehiera sendiri merupakan tim binaan Program Pembinaan Mahasiswa Wirausaha (P2MW) UMPWR yang membawa inovasi busana lokal. Dalam ajang bergengsi ini, mereka memamerkan karya “Threads of Batik and Whispers of Embroidery” yang memadukan keindahan batik tradisional dengan sentuhan bordir modern.

Rektor UMPWR menyampaikan rasa bangga atas keberhasilan tim Dehiera menembus ajang pameran nasional. Menurutnya, keberanian merintis usaha berbasis budaya lokal menjadi modal penting bagi pengembangan bisnis anak muda.

“Kami tentu bangga dan memberikan apresiasi kepada mahasiswa yang sudah berani membawa karya ke tingkat nasional. Ini bukan sekadar pameran, melainkan proses belajar membangun usaha, membaca peluang, dan memberi nilai tambah pada produk,” ujar Teguh Wibowo di arena pameran Unsoed.

Inovasi Fashion Dehiera Pikat Pengunjung KMI Expo Unsoed

Produk fashion Dehiera berhasil mencuri perhatian pengunjung KMI Expo XVII 2026 lewat keunikan motif batik dan kerapian bordirnya. Inovasi ini membuktikan bahwa karya wirausaha mahasiswa UMPWR sanggup bersaing secara kualitas di tingkat nasional.

Kehadiran jajaran pimpinan universitas di Purwokerto memberikan dorongan moral yang besar bagi seluruh anggota tim Dehiera. Selain memantau stan, Rektor mendengarkan langsung pengalaman para mahasiswa selama berkompetisi dengan ratusan kampus lain.

Teguh Wibowo menekankan pentingnya keberlanjutan bisnis pasca-pameran agar karya mahasiswa tidak berhenti sebatas ajang lomba. Pihak universitas berkomitmen mendampingi unit bisnis mahasiswa ini hingga mampu melebarkan jangkauan pasarnya.

“Kami berharap pengalaman ini tidak berhenti setelah pameran selesai. Apa yang sudah dibangun Dehiera harus terus berkembang agar memberi manfaat finansial bagi mahasiswa sekaligus dampaknya terasa oleh masyarakat,” lanjutnya.

Ikuti Sarasehan Pimpinan Perguruan Tinggi di Unsoed

Di sela kegiatan peninjauan stand, Rektor UMPWR turut menghadiri Sarasehan Pimpinan Perguruan Tinggi Peserta KMI Expo XVII 2026 di Graha Widyatama Unsoed. Forum ini mempertemukan para pengelola kampus dengan Direktorat Pembelajaran dan Kemahasiswaan (Belmawa) Kemendikbudristek.

Diskusi strategis ini membahas pola pembinaan wirausaha mahasiswa UMPWR dan perguruan tinggi lain agar unit usaha yang lahir dapat bertahan dalam jangka panjang.

Wakil Rektor III Bidang Kemahasiswaan dan Alumni Unsoed, Roy Andreas, Ph.D., melaporkan bahwa KMI Expo tahun ini melibatkan 395 kelompok usaha dari 219 perguruan tinggi se-Indonesia. Dalam kesempatan itu, Roy memaparkan empat fokus utama pengembangan usaha kemahasiswaan:

  • Keberlanjutan usaha mahasiswa pasca-program kemahasiswaan.

  • Rekognisi akademik atau kesetaraan SKS untuk kegiatan bisnis mahasiswa.

  • Kolaborasi strategis bersama industri, BUMN, pemda, dan investor.

  • Penguatan tata kelola program inkubasi di tingkat universitas.

Komitmen UMPWR Cetak Entrepreneur Muda Berdaya Saing

Poin-poin sarasehan tersebut sejalan dengan visi UMPWR dalam mencetak lulusan yang tidak hanya unggul secara akademik, tetapi juga mandiri secara finansial. UMPWR terus memperluas ruang inkubasi agar ide-ide kreatif mahasiswa bisa bertransformasi menjadi produk bernilai jual tinggi.

Rektor UMPWR menegaskan kembali bahwa pembentukan mental kewirausahaan membutuhkan ekosistem pendukung yang kuat dari kampus.

“Kewirausahaan mahasiswa harus kita lihat sebagai sebuah proses berkelanjutan. Mahasiswa belajar menemukan ide, membuat produk, memasarkannya, hingga merespons masukan pasar. Kampus bertanggung jawab menyediakan ruang dan dukungan itu,” pungkas Teguh Wibowo.

Keikutsertaan Dehiera di KMI Expo XVII 2026 diharapkan memotivasi lahirnya wirausaha mahasiswa UMPWR baru yang siap mengangkat potensi budaya lokal ke panggung nasional.

Kontributor: Medkom UMPWR
Editor: Akmal

Muhammadiyah Jawa Tengah

Muhammadiyah Jawa Tengah adalah gerakan Islam yang mempunyai maksud dan tujuan menegakkan dan menjunjung tinggi agama Islam sehingga terwujud masyarakat Islam Jawa Tengah yang sebenar-benarnya

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *