Menerima Audiensi Dikdasmen, PWM Jawa Tengah Matangkan Persiapan Rakor Pendidikan di UNIMUS
PWMJATENG.COM, SEMARANG — Pimpinan Wilayah Muhammadiyah (PWM) Jawa Tengah menerima audiensi dari Majelis Pendidikan Dasar Menengah dan Pendidikan Nonformal (Dikdasmen PNF) dalam agenda Rapat Pleno PWM Jawa Tengah pada Rabu (23/9/2026). Pertemuan di Ruang Rapat VIP GKB 3 Lantai 9 UNIMUS tersebut membahas persiapan Rapat Koordinasi (Rakor) Pendidikan yang akan berlangsung pada Sabtu, 26 September 2026 di UNIMUS.
Oleh karena itu, Bendahara Majelis Dikdasmen PNF PWM Jawa Tengah, Drs. Martono, M.Pd., menegaskan bahwa panitia telah menyelesaikan seluruh kebutuhan acara. Pihaknya sudah menyediakan tempat, konsumsi, materi, daftar undangan, hingga narasumber secara matang. Selanjutnya, Martono memastikan Rakor Pendidikan Muhammadiyah Jateng akan berjalan optimal.
Dua Target Utama dalam Rakor Pendidikan
Lebih lanjut, Martono menjelaskan dua target penting yang mengemuka dalam agenda rakor mendatang. Target pertama berfokus pada pemetaan data peserta didik baru guna menghitung kenaikan maupun penurunan angka murid. Selanjutnya, hasil pendataan tersebut menjadi bahan evaluasi untuk merumuskan strategi peningkatan jumlah siswa pada tahun ajaran berikutnya.
Selain evaluasi jumlah murid, rakor bertujuan menentukan sekolah-sekolah unggulan dari daerah. Majelis Dikdasmen PNF akan menyeleksi lembaga pendidikan terbaik di Jawa Tengah untuk diusung ke ajang rakor tingkat nasional di Jakarta.
Tiga Pokok Bahasan dan Harapan Dikdasmen PNF
Dalam pelaksanaannya, Rakor Pendidikan Muhammadiyah Jateng merangkum tiga pokok pembahasan utama. Rapat akan memusatkan perhatian pada arah kebijakan pendidikan, peningkatan mutu sekolah, serta penataan tertib administrasi guna menentukan langkah kerja organisasi selanjutnya.
Martono menyampaikan tiga harapan besar dari gelaran ini. Pengurus berharap seluruh satuan pendidikan dapat mewujudkan tertib administrasi secara konsisten. Selain itu, sekolah yang diproyeksikan menjadi sekolah unggul dapat merealisasikan program tersebut dengan baik, sementara sekolah yang belum unggul terdorong untuk segera menyusul.
Tindak Lanjut Berbasis Korda Eks-Karesidenan
Setelah Rakor Pendidikan Muhammadiyah Jateng selesai, panitia segera menyiapkan agenda tindak lanjut. Sebab, Majelis Dikdasmen PNF menolak sistem evaluasi yang bersifat global dan memilih turun langsung ke lapangan. Oleh karena itu, pengurus akan mendatangi setiap koordinator daerah (korda) berbasis eks-karesidenan di Jawa Tengah.
Akhirnya, pendekatan tatap muka di tingkat korda ini bertujuan mencatat data lapangan secara presisi. Langkah mendalam tersebut menjamin setiap sekolah Muhammadiyah di Jawa Tengah menerima pendampingan mutu yang merata serta berkelanjutan.
Editor: Akmal



