Berita

Geliat Pencak Silat di Sekolah Negeri: Siswa SMPN 1 Nusawungu Panen Prestasi di Kejurda Tapak Suci Cilacap

PWMJATENG.COMCILACAP — Ekstrakurikuler pencak silat di sekolah negeri menunjukkan daya saing yang luar biasa. Para atlet muda SMPN 1 Nusawungu sukses memborong 16 piala pada ajang Kejurda Tapak Suci Cilacap di Padepokan IPSI Kabupaten Cilacap, Sabtu–Ahad (29–30/9/2026).

Ajang kejuaraan tingkat kabupaten ini membuktikan pentingnya pembentukan karakter berbasis seni beladiri tradisional di lingkungan sekolah negeri. Oleh karena itu, kontingen Spensanus tampil dominan di berbagai kelas pertandingan selama gelaran Kejurda Tapak Suci Cilacap.

Seluruh civitas akademika menyambut hangat keberhasilan besar ini saat acara penyerahan piala di lapangan utama sekolah. Pelatih ekstrakurikuler pencak silat SMPN 1 Nusawungu, M. Rezza Tio Samhong, membenarkan torehan membanggakan tersebut.

“Kontingen atlet muda Spensanus berhasil memboyong 16 piala dan medali kebanggaan dari berbagai kelas pertandingan,” jelas Rezza.

Bahkan, kontingen sekolah negeri ini mengukir rekor partisipasi baru. Atlet Tapak Suci Cilacap dari Spensanus menjadi rombongan terbanyak jika mendampingi kompetisi ini daripada sekolah berbasis Muhammadiyah di wilayah Cilacap.

Daftar Peraih Medali SMPN 1 Nusawungu

Empat pesilat muda sukses meraih Juara 1 dalam ajang Kejurda Tapak Suci Cilacap ini. Keempat atlet tersebut adalah Berliana Nazwa S. (Kelas I), Eka Ayu Ramadani (Kelas H), Khoerunnisa Damarani Wijaya (Kelas D), dan Nabila Zahran (Kelas F).

Sementara itu, enam siswa lain sukses mengamankan posisi Juara 2. Enam pesilat mengoleksi piala perak ini, yaitu Dian Triyunita (Kelas D), Salma Ayu T. (Kelas B), Chika Ibnatun Afifah (Kelas I), Assyifa Nur H. (Kelas E), Alifatul ‘Uzma (Kelas H), serta Naufal Zacky Arrahman (Kelas E).

Selanjutnya, enam siswa lainnya melengkapi catatan prestasi SMPN 1 Nusawungu dengan meraih Juara 3. Mereka adalah Aisyah Zahwa Al Husna (Kelas G), Griselda Kinara S. (Kelas D), Joan Zahra Aulia (Kelas G), Arka Gesit Novano (Kelas E), Ibra Raditya (Kelas G), dan Anhar Andreansyah (Kelas I).

Penguatan Karakter dan Prestasi Peserta Didik

Kehadiran dan perkembangan pesat Tapak Suci Cilacap di lingkungan sekolah negeri memberikan warna positif tersendiri. Oleh sebab itu, pihak sekolah secara terbuka memberikan ruang seluas-luasnya bagi para siswa untuk menggembleng fisik, mental, dan karakter kepemimpinan.

Kepala SMPN 1 Nusawungu, Kasirin, memberikan apresiasi setinggi-tingginya atas capaian para siswa dan pembina. Sebab, beliau menilai keberadaan ekstrakurikuler pencak silat sangat efektif membina kepribadian peserta didik.

“Kegiatan ini menjadikan siswa lebih disiplin, mampu mengantisipasi kenakalan murid, dan membentuk kepribadian yang kuat. Selain itu, program ini sangat mendukung prestasi sekolah melalui partisipasi aktif di berbagai kejuaraan,” ungkap Kasirin.

Oleh karena itu, capaian gemilang dalam ajang Kejurda Tapak Suci Cilacap ini harapannya menjadi pemicu semangat bagi siswa-siswi lainnya. Hasil ini membuktikan bahwa sekolah negeri mampu melahirkan generasi yang bertakwa, berakhlak mulia, tangguh, dan berprestasi.

Kontributor: Wasis
Editor: Akmal

Muhammadiyah Jawa Tengah

Muhammadiyah Jawa Tengah adalah gerakan Islam yang mempunyai maksud dan tujuan menegakkan dan menjunjung tinggi agama Islam sehingga terwujud masyarakat Islam Jawa Tengah yang sebenar-benarnya

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *