Berita

Sambut Transformasi Universitas, Ratusan Mahasiswa Ikuti PKKMB STIE Muhammadiyah Cilacap 2026

PWMJATENG.COMCILACAP — Ratusan mahasiswa baru secara antusias mengikuti pembukaan PKKMB STIE Muhammadiyah Cilacap 2026 di aula kampus setempat, Kamis (24/9/2026). Kegiatan berjuluk “Bara Muda 2026” ini menjadi momentum krusial untuk mencetak generasi inovatif sekaligus mengawal akselerasi kampus menuju bentuk universitas.

Ketua Panitia PKKMB Bara Muda 2026, Alif Anan Maulana, menyampaikan bahwa sebanyak 107 peserta tercatat mengikuti rangkaian acara selama empat hari hingga Ahad (27/9/2026). Peserta tersebut mencakup mahasiswa Program Studi S1 Manajemen, S1 Akuntansi, dan D3 Akuntansi.

“Sebanyak 88 mahasiswa hadir secara luring di kampus. Sementara itu, peserta jalur Rekognisi Pembelajaran Lampau (RPL) mengikuti kegiatan secara daring,” ujar Alif.

Pembekalan Internal hingga Aksi Peduli Lingkungan

Guna membangun integritas peserta, panitia menyusun materi komprehensif dari pihak internal maupun eksternal. Hari pertama berfokus pada pengenalan sistem akademik, keuangan, dan perpustakaan. Selanjutnya, pemateri dari KPP Pratama hingga Kesbangpol mengisi sesi hari kedua.

Tidak hanya pembekalan materi di dalam ruangan, panitia juga menyiapkan ajang ekspresi minat bakat dan aksi nyata. Hari ketiga diisi dengan pengenalan organisasi kemahasiswaan serta mini konser. Setelah itu, peserta bakal menutup rangkaian kegiatan dengan penanaman mangrove di kawasan Adipala.

“Kami ingin mahasiswa mengembangkan potensi diri dan pola pikir secara maksimal. Langkah ini penting demi mendukung kesiapan kampus yang tengah berproses menjadi universitas,” tegas Alif.

Menguatkan Konsep Kampus Berdampak

Dalam kesempatan yang sama, Ketua STIE Muhammadiyah Cilacap, Warsono, menegaskan pentingnya pembentukan karakter mahasiswa baru. Pihak kampus membekali peserta dengan wawasan kebangsaan dan Al-Islam Kemuhammadiyahan agar civitas akademika dapat menjalankan fungsi Catur Dharma secara optimal.

Warsono menambahkan bahwa kampus harus mampu memberikan dampak langsung bagi dinamika sosial dan ekonomi masyarakat. Lulusan perguruan tinggi wajib memiliki daya saing tinggi untuk menjawab kebutuhan pasar kerja yang terus berubah.

“Konsep kampus berdampak menekankan peran mahasiswa sebagai agen perubahan. Oleh karena itu, lulusan kami harus membawa kebermanfaatan nyata di tengah masyarakat,” kata Warsono.

Dukungan senada disampaikan oleh Ketua PDM Cilacap, Habib Ghozali. Pihaknya mendorong seluruh civitas akademika agar memanfaatkan PKKMB STIE Muhammadiyah Cilacap 2026 sebagai pijakan awal dalam membakar semangat pengabdian.

“Kegiatan ini harus berjalan maksimal untuk menciptakan suasana akademik yang profesional. Persiapan matang dari seluruh unsur kampus akan mempercepat langkah STIE Muhammadiyah Cilacap bertransformasi menjadi universitas,” pungkas Habib.

Kontributor: Wasis
Editor: Akmal

Muhammadiyah Jawa Tengah

Muhammadiyah Jawa Tengah adalah gerakan Islam yang mempunyai maksud dan tujuan menegakkan dan menjunjung tinggi agama Islam sehingga terwujud masyarakat Islam Jawa Tengah yang sebenar-benarnya

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *