Muhammadiyah Jepara Gelar Pelatihan Pemulasaraan Jenazah Sesuai Sunnah dan Kenalkan RantangMu
PWMJATENG.COM, JEPARA — Majelis Pembinaan Kesejahteraan Sosial (MPKS) PDM Jepara bersama MKS PDA Jepara menggelar pelatihan pemulasaraan jenazah Jepara berbasis Al-Qur’an, As-Sunnah, dan Tarjih. Kegiatan edukatif ini berlangsung secara khidmat di Pendopo Kabupaten Jepara pada Ahad (13/9).
Sebanyak puluhan kader utusan Cabang Muhammadiyah dan ‘Aisyiyah se-Kabupaten Jepara hadir menjadi peserta. Setiap cabang mengirimkan lima perwakilan untuk memperdalam tata cara mengurus jenazah sesuai sunnah.
Penguatan Kader Perawatan Jenazah di Tingkat Ranting
Koordinator MKS PDA Jepara, Khumaidah, menegaskan pentingnya pembentukan tim perawat jenazah yang profesional di tingkat cabang hingga ranting. Menurutnya, pelayanan jenazah merupakan bentuk fardu kifayah yang membutuhkan kesiapan dan keikhlasan tinggi.
“Pelatihan ini bertujuan melahirkan kader yang siap, cepat tanggap, dan ikhlas dalam melayani umat yang sedang berduka,” ujar Khumaidah. Ia menambahkan bahwa kompetensi kader harus terus ditingkatkan agar proses pengurusan jenazah di masyarakat senantiasa sejalan dengan tuntunan agama.
Inovasi Program RantangMu untuk Keluarga Berduka
Sementara itu, Wakil Ketua PDM Jepara, Sadali, secara resmi membuka acara tersebut. Dalam sambutannya, ia mengingatkan peserta bahwa kepedulian sosial Muhammadiyah tidak berhenti pada prosesi pemakaman semata. Umat Islam juga disunnahkan untuk meringankan beban keluarga yang ditinggalkan.
Sebagai bentuk aksi nyata, MPKS PDM Jepara juga mengenalkan program RantangMu Muhammadiyah. Program inovatif ini menyalurkan bantuan makanan siap saji kepada keluarga duka selama masa berkabung. Sadali menyebut program ini sebagai bentuk dakwah sosial yang memberi dampak langsung bagi warga.
Praktik Mengkafani Hingga Pemahaman Rukun Takziah
Pada sesi materi, Haris Zulmi dari Majelis Tarjih dan Tajdid PDM Jepara mengupas tuntas Rukun Takziah Muhammadiyah (RTM). Ia menjelaskan tata cara pembentukan pengurus RTM, tugas pokok, hingga adab takziah yang benar. Pembentukan RTM bertujuan menjaga kemurnian ibadah dari praktik bid’ah serta peratapan.
Selanjutnya, pemateri Sukahar memaparkan langkah-langkah teknis perawatan jenazah mulai dari memandikan, mengkafani, menyalatkan, hingga menguburkan. Seluruh peserta pelatihan pemulasaraan jenazah Jepara ini kemudian mempraktikkan langsung tata cara mengkafani jenazah secara berregu sebagai penutup rangkaian kegiatan.
Kontributor: Wurry Srie
Editor: Akmal



