Berita

Mahasiswa UMS Gelar Psikoedukasi, Cegah Dampaknya Bullying pada Anak di Boyolali

PWMJATENG.COMSURAKARTA — Tim PPK Ormawa IMM Al-Ghozali Fakultas Psikologi Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) menggelar program Pojok Ceria di Balai Desa Catur, Boyolali. Langkah edukatif ini berfokus mengenalkan dampaknya bullying pada anak sekaligus menekan angka perundungan di lingkungan sekolah dasar.

Sebanyak 32 siswa dan 5 guru SDN 01 Wonotoro mengikuti seluruh rangkaian acara dengan antusias. Dalam kegiatan tersebut, dua mahasiswa Psikologi UMS, Iva Lesti Ardanah Putri dan Ayyash Fathi Atho’ullah, menyampaikan materi utama mengenai pencegahan perundungan.

PIC kegiatan, Musakinah Oktafira Aura Wijaya, menjelaskan bahwa timnya merancang materi secara interaktif. Tim sengaja menyusun pendekatan khusus agar anak-anak mudah menyerap materi psikoedukasi stop bullying tersebut.

Mengenal Jenis Bullying di Sekolah Dasar

Musakinah menyampaikan bahwa pemateri memaparkan materi secara bertahap mulai dari pemahaman dasar. Pemateri membeberkan beragam jenis bullying di sekolah yang sering terjadi tanpa disadari oleh anak-anak.

“Pemateri menjelaskan berbagai jenis perundungan, seperti tindakan fisik, verbal, sosial, hingga media digital. Kami memberikan contoh sederhana yang dekat dengan kehidupan sehari-hari anak-anak,” ujar Musakinah saat memberikan keterangan, Selasa (15/9/2026).

Setelah sesi materi selesai, tim mengajak para peserta masuk ke sesi diskusi interaktif. Anak-anak aktif mengajukan pertanyaan dan membagikan pengalaman mereka selama di sekolah.

Mendorong Lingkungan Sekolah yang Aman

Respon positif mengalir dari para peserta selama acara berlangsung. Nada Fara Maulidia, salah satu siswa peserta, mengaku memetik pelajaran berharga dari edukasi tersebut.

“Acara hari ini sangat seru dan mendidik. Teman-teman yang suka mengejek jadi sadar bahwa perilaku itu tidak baik,” tutur Nada.

Dian Kartikasari, guru SDN 01 Wonotoro, turut mengapresiasi inisiatif mahasiswa UMS ini. Dian menilai materi tersebut sangat penting agar para siswa paham bahwa tindakan perundungan merupakan perbuatan salah.

Melalui program ini, Tim PPK Ormawa UMS berharap anak-anak bisa memahami dampaknya bullying pada anak secara menyeluruh. Pemahaman ini penting agar siswa mampu saling menghargai dan menciptakan lingkungan belajar yang aman serta nyaman.

Kontributor: Maysali
Editor: Akmal

Muhammadiyah Jawa Tengah

Muhammadiyah Jawa Tengah adalah gerakan Islam yang mempunyai maksud dan tujuan menegakkan dan menjunjung tinggi agama Islam sehingga terwujud masyarakat Islam Jawa Tengah yang sebenar-benarnya

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *