Berita

KBIH Armina PDM Sukoharjo Gelar Manasik Haji 2026, Matangkan Bekal Jamaah Sebelum ke Tanah Suci

PWMJATENG.COM, SUKOHARJO — Kelompok Bimbingan Ibadah Haji dan Umrah (KBIH) Armina PDM Sukoharjo terus mematangkan persiapan calon jamaah haji menjelang keberangkatan ke Tanah Suci. Melalui program manasik haji 2026, sebanyak 82 peserta mengikuti pembinaan intensif di SMP Muhammadiyah 1 Sukoharjo.

Langkah ini menjadi bagian dari ikhtiar memperkuat bekal ilmu, kesehatan, dan mental calon jamaah haji Sukoharjo. Pengurus KBIH Armina Muhammadiyah menegaskan bahwa pelaksanaan manasik haji 2026 tidak hanya berfokus pada kelengkapan administratif semata.

Jamaah harus memiliki pemahaman fikih yang memadai serta kemandirian fisik selama beribadah. Karena itu, pendampingan terus berjalan secara berkesinambungan hingga hari keberangkatan tiba.

Pendalaman Doa dan Fikih Ibadah

Pada pertemuan ketujuh ini, para pembimbing fokus mengulas hafalan doa dan fikih ibadah secara mendalam. Pembimbing mengawali sesi latihan dengan pembacaan kalimat talbiyah secara bersama-sama.

Selanjutnya, peserta mengulang hafalan doa thawaf dan doa sa’i dari Bukit Shafa menuju Marwah. Pembimbing tidak hanya mengajarkan hafalan teks, tetapi juga menjelaskan makna spiritual di balik setiap bacaan.

Pendekatan tersebut membuat calon jamaah haji memahami korelasi antara doa dan tempat-tempat bersejarah di Makkah. Pemahaman ilmu yang matang akan memunculkan rasa percaya diri dan ketenangan saat beribadah.

Pemeriksaan Kesehatan dan Syarat Istithaah

Selain kesiapan ilmu, KBIH Armina Muhammadiyah memberi perhatian besar pada aspek kesehatan jamaah. Pengurus menyosialisasikan pentingnya alur pemeriksaan medis untuk memenuhi syarat istithaah kesehatan haji.

Pemeriksaan kesehatan sejak awal bertujuan memetakan kebutuhan medis setiap peserta selama perjalanan. Jamaah yang memerlukan obat rutin atau alat bantu dapat mengantisipasi kebutuhannya lebih dini.

Langkah preventif ini membantu menjaga fisik jamaah agar tetap prima saat menjalankan rukun haji yang menguras energi. Kesadaran menjaga kesehatan menjadi bentuk ikhtiar menjaga amanah tubuh di Tanah Suci.

Pelatihan Praktik Kain Ihram

Pembimbing KBIH Armina Muhammadiyah, H. Sukamdi, memperagakan praktik kain ihram secara langsung di depan peserta. Ia menunjukkan teknik memakai kain ihram agar tetap rapi, aman, dan nyaman saat bergerak.

Peserta mempelajari tata cara membuka bahu kanan saat thawaf serta kapan harus menutupnya kembali. Usai peragaan dari pembimbing, seluruh jamaah pria langsung mencoba mengenakan kain ihram secara mandiri.

Latihan praktis ini penting agar jamaah terbiasa dan tidak canggung saat menghadapi kondisi sebenarnya. Kemandirian dalam mempraktikkan rukun ibadah menjadi target utama dari seluruh rangkaian pelatihan ini.

Pembinaan berkelanjutan dalam manasik haji 2026 ini menjadi komitmen Muhammadiyah dalam melayani para tamu Allah secara maksimal. Dengan ilmu dan kesehatan yang terjaga, para jamaah diharapkan mampu meraih predikat haji mabrur.

Kontributor: H. Aris Rakhmadi, M.Eng. dan Hj. Siti Rochmijatun, M.Ag.
Editor: Akmal

Muhammadiyah Jawa Tengah

Muhammadiyah Jawa Tengah adalah gerakan Islam yang mempunyai maksud dan tujuan menegakkan dan menjunjung tinggi agama Islam sehingga terwujud masyarakat Islam Jawa Tengah yang sebenar-benarnya

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *