Berita

Atasi Kemacetan Dieng, Anwar Abbas Minta Pemkab Pakai Teori Habibie

PWMJATENG.COM, WONOSOBO — Pimpinan Daerah Muhammadiyah (PDM) Wonosobo menggelar diskusi publik bertajuk “Ngangkring Bareng Buya Anwar Abbas” pada Jumat, 4 September 2026. Dalam forum di Teras Cemara Kantor PDM Wonosobo tersebut, Ketua PP Muhammadiyah Prof. Dr. KH. Anwar Abbas menawarkan solusi berbasis sains untuk memajukan ekonomi Wonosobo.

Solusi Ilmiah untuk Masalah Kemacetan Dieng

Tokoh Anwar Abbas Wonosobo mengingatkan bahwa pembangunan daerah tidak boleh berfokus pada janji politik belaka. Beliau mendorong pemerintah daerah untuk menerapkan science-based policy secara presisi. Secara khusus, beliau mengutip penerapan Crack Theory Habibie sebagai model penyelesaian masalah pariwisata lokal.

“Habibie menemukan formula matematis presisi untuk mendeteksi titik stres pesawat. Gagasan Anwar Abbas Wonosobo menilai Pemkab butuh ‘formula ilmiah’ serupa agar potensi ekonomi Wonosobo tidak patah akibat masalah kemacetan Dieng,” tegasnya.

Ketua PDM Wonosobo Drs. H. Bambang Wen, M.M. membenarkan hambatan aksesibilitas tersebut. Beliau menyebut kawasan wisata Wonosobo, khususnya wisata Dieng, sebagai modal utama menuju pasar global. Namun, kemacetan lalu lintas terus mengganggu mobilitas pengunjung.

Kepala Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Wonosobo Fahmi Hidayat menambahkan, masalah kemacetan Dieng dan faktor cuaca membuat durasi tinggal wisatawan sangat rendah. Wisatawan cenderung bertindak singkat (hit & run), sehingga dampak perputaran ekonomi bagi UMKM belum maksimal.

Transformasi SDM dan Ekonomi Wonosobo

Selain masalah akses transportasi, Anwar Abbas Wonosobo menyoroti keterbatasan lahan pertanian gurem dan minimnya kawasan industri manufaktur besar. Beliau mendorong transformasi sumber daya manusia agar masyarakat berani berpindah status dari pekerja menjadi pemilik usaha serta investor.

Gebrakan Anwar Abbas Wonosobo ini menegaskan bahwa prinsip Man Jadda Wajada harus mewujud dalam aksi nyata berbasis data. Sinergi PDM Wonosobo dan Pemkab diharapkan mampu membebaskan jalur wisata Dieng dari kemacetan sekaligus menggenjot pertumbuhan ekonomi daerah.

Kontributor: Rudyspramz
Editor: Akmal

Muhammadiyah Jawa Tengah

Muhammadiyah Jawa Tengah adalah gerakan Islam yang mempunyai maksud dan tujuan menegakkan dan menjunjung tinggi agama Islam sehingga terwujud masyarakat Islam Jawa Tengah yang sebenar-benarnya

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *