Berita

PWM Jawa Tengah Turba ke PDM Rembang, Evaluasi 13 Daerah Berstatus Zona Merah

PWMJATENG.COM, REMBANG – Pimpinan Wilayah Muhammadiyah (PWM) Jawa Tengah menggelar kunjungan silaturahim dan koordinasi (Turba) ke Pimpinan Daerah Muhammadiyah (PDM) Rembang. Pertemuan strategis ini berlangsung di ruang rapat SMK Muhammadiyah Rembang pada Selasa, 1 September 2026.

Sekretaris PWM Jawa Tengah, Dodok Sartono, hadir memimpin rombongan bersama Manajer Eksekutif PWM Jawa Tengah, Ikhwanushoffa. Kunjungan kerja ini bertujuan mengevaluasi secara langsung kinerja daerah yang masuk dalam kategori rapor merah.

Evaluasi KPI 13 PDM Zona Merah

Dodok Sartono menjelaskan bahwa PWM Jawa Tengah mencatat sekitar 13 PDM di wilayahnya masih memiliki Key Performance Indicator (KPI) berkategori merah. Melalui kegiatan Turba ini, pimpinan wilayah ingin memverifikasi keakuratan data performa tersebut secara riil di lapangan.

Ia mengidentifikasi tiga penyebab utama yang membuat indikator KPI daerah menjadi merah. Faktor tersebut meliputi masalah input data yang belum selesai, program kegiatan yang belum berjalan, hingga belum munculnya dampak nyata dari program di masyarakat.

Pihaknya menemukan kondisi yang bervariasi di tiap daerah selama proses verifikasi. Beberapa PDM sebenarnya sudah melaksanakan program kerja dengan baik, tetapi mereka belum mengunggah laporan data kegiatan ke sistem pusat.

PWM Jawa Tengah menargetkan peningkatan kinerja seluruh pengurus daerah secara bertahap. Pimpinan wilayah optimistis performa 13 PDM tersebut mulai meningkat pada kuartal ketiga dan mencapai status hijau atau sehat pada kuartal keempat.

Pendampingan dan Peningkatan Kualitas SDM

Selain memvalidasi data indikator kinerja, Turba PDM Rembang ini menjadi ajang diskusi pencarian solusi (brainstorming problem solving). PWM Jawa Tengah berdiskusi aktif dengan pengurus daerah untuk merumuskan intervensi program yang tepat sasaran.

Pimpinan wilayah siap memberikan dukungan penuh guna memacu peningkatan kinerja organisasi di Rembang. Langkah intervensi tersebut berfokus pada program pendampingan intensif serta peningkatan kapasitas sumber daya manusia (SDM) di tingkat daerah.

PWM Jawa Tengah akan menggelar serangkaian pelatihan berkala untuk jajaran manajer eksekutif dan pimpinan PDM. Pimpinan wilayah juga melatih para kepala Amal Usaha Muhammadiyah (AUM), seperti kepala sekolah SLTA, direktur rumah sakit, hingga pimpinan perguruan tinggi.

Dodok menegaskan bahwa peningkatan kapasitas SDM menjadi kunci utama kemajuan persyarikatan. Peningkatan kualitas pengelola secara otomatis akan mendongkrak performa dan kualitas kebermanfaatan organisasi Muhammadiyah bagi masyarakat luas.

Kontributor: PWM Jawa Tengah
Editor: Akmal

Muhammadiyah Jawa Tengah

Muhammadiyah Jawa Tengah adalah gerakan Islam yang mempunyai maksud dan tujuan menegakkan dan menjunjung tinggi agama Islam sehingga terwujud masyarakat Islam Jawa Tengah yang sebenar-benarnya

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *