Berita

Gagas Solusi Hama Ikan Sapu-Sapu, Mahasiswa UMP Raih Juara Lomba Poster di Unhan RI

PWMJATENG.COMPURWOKERTO – Mahasiswa UMP kembali mengukir prestasi gemilang di tingkat nasional. Tim dari Program Studi S1 Farmasi Fakultas Farmasi Universitas Muhammadiyah Purwokerto ini berhasil menyabet gelar Juara Favorit (Honorable Mention) dalam ajang Expanding Science Defense 4th di Universitas Pertahanan Republik Indonesia pada 14–16 Agustus 2026.

Prestasi tersebut lahir lewat karya poster ilmiah bertajuk “PLECOZERO: Ekonomi Sirkular sebagai Strategi Pengendalian Ikan Sapu-sapu untuk Restorasi Ekosistem Perairan.” Tim inovatif ini beranggotakan tiga mahasiswa berprestasi, yaitu Intivada Jingga Aulia, Dyah Annisa Dwi R., dan Muhammad Zalfa Fatih Fadillah.

Perwakilan tim, Muhammad Zalfa Fatih Fadillah, mengungkapkan rasa syukur mendalam atas capaian tersebut. Ia menyebut kompetisi di Universitas Pertahanan Republik Indonesia ini memberi pengalaman yang sangat berharga bagi seluruh anggota tim.

“Kami sangat senang dan bersyukur bisa mendapat Juara Favorit di ajang lomba poster nasional ini. Apalagi kompetisi berlangsung di Unhan RI, sehingga menjadi pengalaman yang sangat berkesan. Kami tidak menyangka karya ini menerima apresiasi tinggi dari para peserta dan juri,” ujar Zalfa saat memberikan keterangan.

Inovasi Olah Ikan Sapu-Sapu Lewat Ekonomi Sirkular

Zalfa menjelaskan bahwa proses penyusunan karya membutuhkan waktu dan kerja keras yang panjang. Tim memulai langkah dari pencarian ide, riset mendalam, penyusunan konsep, hingga pengembangan desain visual poster. Mereka bekerja sama secara solid untuk mengemas gagasan pengendalian populasi ikan sapu-sapu berbasis ekonomi sirkular agar tampil menarik dan berbobot secara ilmiah.

Dukungan penuh dari pihak kampus turut memuluskan langkah mahasiswa UMP dalam memenangi kompetisi tersebut. Pihak universitas menyediakan bimbingan, fasilitas, serta kesempatan luas bagi para mahasiswa untuk mempersiapkan diri secara optimal.

Dukungan nyata ini menjadi pendorong semangat bagi tim untuk menyumbangkan hasil terbaik. Langkah ini sekaligus membuktikan kualitas akademik Universitas Muhammadiyah Purwokerto di arena kompetisi ilmiah nasional.

Pihak fakultas juga memberikan apresiasi tinggi terhadap pencapaian mahasiswa UMP tersebut. Wakil Dekan III Fakultas Farmasi, apt. Githa Fungie Galistiani, Ph.D., menilai capaian ini membuktikan kualitas proses belajar dan keberanian mahasiswa dalam mengeksekusi ide-ide kreatif.

“Kami mengapresiasi keberanian dan kerja keras Intivada, Dyah, dan Zalfa yang membawa gagasan PLECOZERO hingga meraih prestasi nasional. Capaian ini tidak sekadar tentang gelar juara, tetapi juga mencerminkan mentalitas pembelajar dan kerja sama tim yang kuat,” tutur Githa.

Dorong Mahasiswa Berpikir Lintas Disiplin

Githa menambahkan bahwa karya PLECOZERO menunjukkan kemampuan mahasiswa Farmasi dalam berpikir lintas disiplin. Gagasan ilmiah ini terbukti mampu menawarkan solusi konkret atas persoalan pencemaran dan ketidakseimbangan ekosistem akibat dominasi ikan sapu-sapu.

“Kami bangga mahasiswa mampu menghadirkan gagasan berbasis sains untuk menjawab persoalan lingkungan. Inilah karakter utama yang terus kami tumbuhkan: adaptif, kolaboratif, kreatif, dan peduli lingkungan,” tegasnya.

Melalui capaian ini, Zalfa berharap timnya terus konsisten mengembangkan inovasi ilmiah. Ia juga mengajak seluruh mahasiswa UMP agar tidak ragu bersaing dan menunjukkan karya terbaik mereka di gelanggang nasional.

Prestasi tim S1 Farmasi ini mempertegas komitmen mahasiswa UMP dalam melahirkan inovasi yang bermanfaat bagi masyarakat. Karya PLECOZERO tidak hanya menyelesaikan isu lingkungan, tetapi juga membuktikan daya saing unggul mahasiswa Purwokerto di tingkat nasional.

Kontributor: Rfm/Chy
Editor: Akmal

Muhammadiyah Jawa Tengah

Muhammadiyah Jawa Tengah adalah gerakan Islam yang mempunyai maksud dan tujuan menegakkan dan menjunjung tinggi agama Islam sehingga terwujud masyarakat Islam Jawa Tengah yang sebenar-benarnya

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *