Bikin Bangga! Mahasiswa UMS Kenalkan Wayang dan Ampar-Ampar Pisang di Thailand

PWMJATENG.COM, SURAKARTA — Mahasiswa UMS yang tergabung dalam Fakultas Agama Islam (FAI) sukses mencuri perhatian siswa Islamic Sciences Demonstration School, Prince of Songkla University (PSU), Thailand. Melalui program Student Mobility 2026, delegasi asal Surakarta ini mengenalkan warisan budaya nusantara dalam ajang pertukaran budaya internasional pada Jumat (21/8/2026).
Fahri Afifudin dan Moh Indra Hermawan, dua mahasiswa UMS dari Prodi Hukum Ekonomi Syariah, tampil memukau saat memperkenalkan pertunjukan wayang kulit. Mereka tidak hanya mengupas sejarah wayang, tetapi juga menampilkan peragaan singkat di hadapan para siswa Thailand.
“Wayang ini merupakan salah satu budaya tradisional dari Indonesia. Biasanya wayang dimainkan untuk menceritakan sebuah cerita atau fenomena sosial tertentu yang terjadi dalam kehidupan masyarakat,” ujar Fahri, Senin (31/8/2026).
Lewat aksi seni pertunjukan tersebut, mahasiswa UMS menyampaikan pesan mendalam bahwa wayang menyimpan nilai kehidupan masyarakat Indonesia. Rasa antusias para siswa PSU terlihat jelas ketika menyaksikan wujud fisik wayang kulit secara langsung.
Keseruan Permainan Tradisional di Prince of Songkla University
Selain pertunjukan seni, mahasiswa UMS juga menghidupkan suasana melalui lagu dan permainan tradisional Ampar-Ampar Pisang. Tim prodi Ilmu Al-Qur’an dan Tafsir (IQT) yang beranggotakan Zakiyah Laili Maghfiroh, Khairunnisa Radhwa Nazihah, Asda Amatullah, serta Zahra Lulua Salsabila memandu langsung keseruan acara ini.
“Permainan ini juga bagian dari budaya Indonesia. Sekarang kita coba bersama-sama, supaya teman-teman bisa merasakan langsung bagaimana permainan tradisional Indonesia,” tutur Zakiyah penuh semangat.
Kehadiran interaksi aktif ini membuat program pertukaran budaya berlangsung lebih hidup dan komunikatif. Tim mahasiswa UMS lanjut membagikan serta mengajarkan cara bermain bola bekel kepada siswa Thailand.
“Ini permainan bekel dari Indonesia. Dulu permainan seperti ini banyak dimainkan anak-anak. Sekarang kita coba bersama, ya, supaya teman-teman bisa mengenal permainan tradisional Indonesia,” tambah Zakiyah.
Sebagai penutup program Student Mobility 2026, delegasi mahasiswa UMS menyerahkan kenang-kenangan berupa wayang kulit dan bola bekel kepada pihak sekolah PSU. Souvenir edukatif ini menjadi simbol persahabatan sekaligus sarana pembelajaran budaya Indonesia yang berkesan di kancah internasional.
Kontributor: Fika
Editor: Akmal



