UKM ATLAS UMS Gelar Edukasi Mitigasi Tanah Longsor Boyolali di Desa Ngaglik
PWMJATENG.COM, SURAKARTA — Tim mahasiswa UKM ATLAS Fakultas Geografi Universitas Muhammadiyah Surakarta menggelar edukasi mitigasi tanah longsor Boyolali di Desa Ngaglik, Sambi, Boyolali, Senin (24/8/2026). Langkah ini menjadi upaya memperkuat kawasan rawan bencana agar semakin tangguh dan ramah lingkungan.
Kegiatan pengabdian masyarakat ini melibatkan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Boyolali serta jajaran Pemerintah Desa Ngaglik. Lebih dari 30 peserta dari unsur perangkat desa, Linmas, Karang Taruna, hingga bidan desa antusias mengikuti seluruh rangkaian materi simulasi.
Nizzamil Fikriyatus Syifa memimpin tim mahasiswa UMS dalam membagikan pengetahuan kebencanaan tersebut. Tim pendamping menjelaskan secara mendalam terkait karakteristik daerah rawan bahaya serta langkah penyelamatan diri secara praktis.
Kolaborasi Warga dan BPBD Boyolali
Selain teori, para peserta mempraktikkan simulasi evakuasi mandiri untuk memperlancar proses mitigasi tanah longsor Boyolali di lapangan. BPBD Boyolali mendampingi secara langsung agar warga sigap merespons tanda awal ancaman alam.
Perwakilan BPBD Boyolali, Dwi Noor Cahya, menegaskan bahwa peran aktif masyarakat menjadi kunci utama penyangga keselamatan. Oleh karena itu, edukasi berkelanjutan sangat ampuh meminimalkan dampak risiko bencana fisik maupun nonfisik.
Pemerintah Desa Ngaglik melalui Daryanto juga mengapresiasi tinggi kepedulian para mahasiswa UMS ini. Program kolaborasi tersebut berhasil memberikan pemahaman baru bagi warga yang wilayahnya tergolong rawan pergeseran tanah.
Penguatan Konsep Desa Konservasi Lingkungan
Selanjutnya, program ini memadukan aksi konservasi lingkungan dengan upaya mitigasi tanah longsor Boyolali secara menyeluruh. Tim UMS mendorong warga menanam vegetasi pelindung tanah guna meminimalkan bahaya erosi di lereng rawan.
Masyarakat kini siap membentuk kelompok siaga bencana mandiri demi menjaga keberlanjutan program jangka panjang. Sinergi antara akademi dan warga ini memunculkan optimisme baru bagi keselamatan Desa Ngaglik di masa depan.
Kontributor: Fika
Editor: Akmal



