Berita

Inovatif dan Inklusif! Mahasiswa UMS Gelar Lomba 17 Agustus Anak SD di MIM PK Kartasura

PWMJATENG.COMSURAKARTA — Mahasiswa Pengenalan Lapangan Persekolahan (PLP) II Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) menghadirkan konsep segar dalam perayaan HUT ke-81 RI. Mereka merancang lomba 17 Agustus anak SD yang tidak sekadar seru, tetapi juga edukatif dan ramah bagi siswa inklusi di MI Muhammadiyah PK Kartasura.

Kegiatan bertajuk “Gebyar Anak Merdeka” tersebut berlangsung selama tiga hari, mulai 4 hingga 6 Agustus 2026. Seluruh siswa dan guru menunjukkan antusiasme tinggi saat mengikuti beragam variasi permainan edukatif yang dirancang khusus sesuai kelompok usia peserta didik.

Merancang Permainan Sesuai Fase Usia Anak

Panitia membagi jenis permainan berdasarkan tingkat perkembangan siswa agar setiap anak dapat berpartisipasi secara aktif. Mahasiswa PLP II UMS sengaja memilih jenis permainan yang sederhana namun efektif untuk melatih keterampilan motorik serta kerja sama tim.

Untuk siswa Fase A (kelas 1 dan 2), perlombaan berfokus pada pelatihan koordinasi gerak dan konsentrasi. Mahasiswa mengajak anak-anak bermain Estafet Karet dengan Sedotan, Estafet Sarung, serta Estafet Trenggiling.

Sementara itu, siswa Fase B (kelas 3 dan 4) tertantang lewat permainan Bawa Gelas Pakai Balon, Memasukkan Pensil dalam Botol, dan Estafet Trenggiling. Rangkaian lomba 17 Agustus anak SD pada fase ini sukses mengasah komunikasi dan kekompakan antarkelompok.

Adapun siswa Fase C (kelas 5 dan 6) menghadapi tantangan yang lebih kompleks. Mereka mengadu strategi dan ketelitian melalui permainan Menjinakkan Bom, Estafet Tepung, Estafet Trenggiling, hingga Suite Box.

Perwakilan penyelenggara dari mahasiswa PLP II UMS, Alfina Dwiyanti, menegaskan komitmen timnya dalam menghadirkan ide lomba HUT RI yang tidak berfokus pada menang atau kalah semata. Pihaknya berupaya menciptakan ruang belajar terbuka yang menyenangkan.

“Kami ingin mendesain aktivitas yang memberikan pengalaman positif bagi peserta didik,” ujar Alfina pada Minggu (23/8/2026). “Perlombaan ini melatih kebersamaan, ketangkasan, serta sportivitas siswa sejak dini.”

Wadah Inklusif dan Kebersamaan Warga Sekolah

Keunggulan acara ini terletak pada ketersediaan perlombaan inklusif khusus bagi siswa berkebutuhan khusus. Mahasiswa menyediakan lomba Kipas Ikan, tempat siswa mengarahkan ikan ke titik tujuan menggunakan kipas secara mandiri.

Langkah tersebut memastikan seluruh anak memiliki kesempatan yang sama untuk memeriahkan hari kemerdekaan Indonesia. Pendekatan ramah anak ini mendapat sambutan hangat dari pihak sekolah.

Guru MI Muhammadiyah PK Kartasura, Ustaz Rio, memberikan apresiasi tinggi atas inisiatif dan kreativitas para mahasiswa UMS tersebut. Menurutnya, program ini menjadi sarana efisien untuk mengamati perkembangan karakter siswa di luar ruang kelas.

“Anak-anak sangat senang dan antusias,” ungkap Ustaz Rio. “Kegiatan edukatif anak seperti ini mengajar mereka cara bekerja sama, berani, serta mematuhi aturan main secara menyenangkan.”

Keseruan acara semakin memuncak saat para guru ikut bertanding dalam lomba Kursi Bernyanyi, Bola Buta, hingga Makan Kerupuk. Kehadiran lomba 17 Agustus anak SD yang dirancang tim PLP II UMS Kartasura ini sukses mempererat keharmonisan antara guru, siswa, dan mahasiswa.

Kontributor: Maysali
Editor: Akmal

Muhammadiyah Jawa Tengah

Muhammadiyah Jawa Tengah adalah gerakan Islam yang mempunyai maksud dan tujuan menegakkan dan menjunjung tinggi agama Islam sehingga terwujud masyarakat Islam Jawa Tengah yang sebenar-benarnya

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

https://merdekakreasi.co.id/buku/pkvgames/https://merdekakreasi.co.id/buku/bandarqq/https://merdekakreasi.co.id/buku/dominoqq/https://merdekakreasi.co.id/tentang-kami/