Tembus Jurnal Internasional, 3 Siswi SMP di Pati Bikin Bangga Dunia Akademik
PWMJATENG.COM, PATI – Tiga siswi berprestasi dari SMP Muhammadiyah 3 Sukolilo, Kabupaten Pati, sukses mempublikasikan artikel ilmiah mereka di jurnal internasional bergengsi, International Journal of Applied Mathematics and Computing (IJAMC) edisi April 2026. Prestasi langka ini menempatkan nama pelajar daerah di panggung riset dunia lewat inovasi alat peraga matematika terkemuka.
Tiga peneliti muda yang menorehkan prestasi siswa smp ini adalah Dinda Ayu Putri, Bulan Ainayya Fathiyyaturahma, dan Liffia Salwa Nabila. Mereka menulis artikel ilmiah berjudul “Supporting Junior Secondary Students’ Geometric Visualisation Through Augmented Reality and a STAR Scaffold: An Exploratory Pre-Post Pilot Study.” Selama proses riset, guru pendamping Widi Agustini secara intensif mengarahkan ketiga siswi berbakat tersebut.
Karya ilmiah ini resmi terbit dalam International Journal of Applied Mathematics and Computing (IJAMC) Volume 3 Nomor 2 edisi April 2026. Keberhasilan tersebut membuktikan kemampuan pelajar tingkat sekolah menengah untuk menembus panggung akademik dunia.
Inovasi Matematika Berbasis Augmented Reality
Para siswi SMP Muhammadiyah 3 Sukolilo Pati ini menawarkan solusi segar dalam pembelajaran matematika. Mereka memadukan teknologi Augmented Reality (AR) dengan strategi STAR (Situation, Task, Action, dan Result). Kolaborasi metode ini sukses mempermudah visualisasi konsep geometri ruang yang kerap menjadi momok bagi siswa.
Hasil uji coba memperlihatkan lonjakan kemampuan peserta didik yang sangat signifikan. Nilai rata-rata pemahaman geometri siswa melejit dari angka 20,00 saat pretest menjadi 88,89 pada tahap posttest. Selain itu, riset ini mencatat nilai Normalized Gain (N-Gain) sebesar 0,67 yang masuk dalam kategori sedang.
Pemanfaatan AR membuat siswa dapat mengamati objek tiga dimensi secara riil dan interaktif. Proses belajar tidak lagi menjemukan karena siswa tidak hanya bergantung pada gambar dua dimensi atau penjelasan verbal guru.
Menanamkan Budaya Riset Sejak Dini
Pencapaian luar biasa ini melahirkan apresiasi mendalam dari pihak sekolah. Guru pendamping, Widi Agustini, mengaku sangat bangga atas keberanian anak didiknya mengeksplorasi dunia sains.
“Alhamdulillah, kami sangat bersyukur, bahagia, dan bangga atas prestasi yang diraih adik-adik ini. Melalui kegiatan eksplorasi ilmiah, kami ingin menanamkan budaya meneliti sejak dini kepada peserta didik,” kata Widi. Beliau juga berharap para siswa terbiasa mengamati masalah di sekitar mereka dan aktif mencari solusinya.
Pengalaman riset mandiri ini memberikan pembelajaran yang sangat bermakna. Siswa tidak sekadar menghafal teori di dalam kelas, tetapi juga langsung mempraktikkan metode ilmiah. Mereka belajar merumuskan masalah, mengumpulkan data di lapangan, menganalisis hasil secara kritis, hingga menyusun artikel ilmiah remaja yang terstruktur.
Komitmen Pendidikan Islam Berkemajuan
Keberhasilan luar biasa ini sekaligus memperkuat visi besar lembaga pendidikan tersebut. Pihak sekolah saat ini tengah gencar menjalankan program MUGA Smart Learning. Program ini fokus mewadahi kreativitas, kecakapan teknologi, dan keberanian berpikir kritis siswa.
Kepala SMP Muhammadiyah 3 Sukolilo, Triyono, menegaskan bahwa pencapaian ini merupakan pemantik bagi prestasi siswa smp lainnya. “Keberhasilan publikasi artikel ilmiah ini tidak hanya mengharumkan nama sekolah, tetapi juga dapat menginspirasi seluruh peserta didik untuk terus belajar, berkarya, berinovasi, dan berani bersaing,” ucap Triyono.
Langkah konkret ketiga siswi ini juga menjadi cerminan nyata dari semangat Islam Berkemajuan yang diusung oleh Muhammadiyah. Sekolah berupaya keras mengintegrasikan iman, ilmu, dan amal secara seimbang. Melalui formula tersebut, madrasah siap mencetak generasi unggul yang siap berkontribusi nyata bagi kemajuan Indonesia.
Kontributor: Humas SMP Muhammadiyah 3 Sukolilo
Editor: Alafasy



