Berita

Ada Kebun Melon Premium di Tengah Kota! Agrowisata UNIMUS Farm Resmi Gelar Panen Perdana

PWMJATENG.COM, SEMARANG Universitas Muhammadiyah Semarang (UNIMUS) sukses meluncurkan kawasan agrowisata produktif baru di tengah kota. Rektor meresmikan Agrowisata UNIMUS Farm melalui kegiatan panen melon impor perdana pada Senin, 13 Juli 2026. Langkah inovatif tersebut sekaligus memperkuat komitmen kampus dalam menerapkan konsep Green Campus UNIMUS secara berkelanjutan.

Kawasan kebun buah ini menempati lahan strategis di sebelah timur Rumah Sakit UNIMUS. Selain mendukung ketahanan pangan, pengelola memproyeksikan area hijau ini sebagai destinasi wisata edukasi Semarang yang ramah keluarga. Pengunjung bahkan bisa memanfaatkannya sebagai tempat relaksasi (healing) yang terintegrasi langsung dengan layanan kesehatan rumah sakit.

Hadirkan Ragam Varietas Premium Jepang dan Eropa

Rektor UNIMUS, Prof. Dr. Masrukhi, M.Pd., memimpin langsung proses pemetikan buah melon jenis Lavender. Jenis tersebut merupakan salah satu dari tiga varietas premium yang tumbuh subur di kebun ini. Selain Lavender, pengelola juga membudidayakan varietas unggulan lain seperti The Blues dan Red Aroma.

Seluruh tanaman buah tersebut berhasil tumbuh optimal dengan masa budidaya selama 70 hari saja. Oleh karena itu, kolaborasi antara Program Studi Agribisnis UNIMUS dan PT Surya Ultima Nasional (PT SUN) ini tergolong sangat sukses.

“Kami sangat bersyukur bisa melaksanakan panen perdana ini bersama tim agribisnis. Kami menanam tiga jenis melon premium impor dengan masa tunggu sekitar 70 hari,” ujar Prof. Masrukhi dengan penuh antusias.

Beliau juga menjelaskan bahwa kehadiran kebun produktif ini menambah nilai estetika lingkungan kampus. Selain itu, program ini mendukung pencapaian UNIMUS dalam pemeringkatan UI GreenMetric tingkat nasional.

Sinergi Green Campus dan Wisata Edukasi Semarang

Ke depan, pihak kampus ingin memanfaatkan sisa lahan kosong lainnya untuk memperluas kawasan kebun buah ini. Dengan begitu, masyarakat sekitar dapat menikmati pemandangan alam yang asri di tengah kawasan perkotaan.

Sementara itu, Wakil Rektor IV UNIMUS, Dr. Muhammad Yusuf, Ph.D., menegaskan pentingnya nilai ekologis dari proyek ini. Pihak rektorat mengupayakan agar seluruh lahan kosong kampus berubah menjadi area hijau yang menghasilkan nilai ekonomi tinggi.

“Kami mengimplementasikan gerakan Green Campus UNIMUS berbasis kemandirian pangan. Kami ingin seluruh sudut kampus memberikan manfaat lingkungan sekaligus menjadi laboratorium alam bagi mahasiswa,” tutur Dr. Muhammad Yusuf.

Oleh karena itu, pengelola akan mengintegrasikan kebun ini dengan program budidaya hidroponik dan peternakan skala kecil. Rencana besar tersebut tentunya memerlukan kolaborasi lintas program studi agar hasilnya semakin optimal.

Targetkan Produksi Hingga Dua Ton Sekali Panen

Direktur PT Surya Ultima Nasional, Ali Khamdi, menjabarkan detail teknis dari budidaya buah premium tersebut. Pada musim tanam pertama, tim menanam sekitar 1.050 bibit pohon melon dengan tingkat keberhasilan mencapai 95 persen.

Hasilnya, kebun ini mampu memproduksi sekitar 1,5 hingga 2 ton buah melon segar sekali panen. Setiap buah rata-rata memiliki berat yang ideal, yaitu berkisar antara satu hingga tiga kilogram.

“Masa tanam yang singkat memungkinkan kami melakukan proses penanaman hingga empat kali dalam satu tahun,” jelas Ali.

Selanjutnya, ia berencana mengembangkan Agrowisata UNIMUS Farm menjadi pusat pelatihan agribisnis modern. Tempat ini nantinya terbuka bagi mahasiswa maupun masyarakat umum yang ingin belajar teknik pertanian modern secara langsung.

Inisiatif ini membuktikan bahwa UNIMUS sukses menyatukan pendidikan, pelestarian lingkungan, dan ekonomi dalam satu ekosistem. Kini, warga Jawa Tengah memiliki alternatif baru untuk menikmati wisata edukasi Semarang yang edukatif dan menyegarkan.

Kontributor: Iny
Editor: Ayma

Muhammadiyah Jawa Tengah

Muhammadiyah Jawa Tengah adalah gerakan Islam yang mempunyai maksud dan tujuan menegakkan dan menjunjung tinggi agama Islam sehingga terwujud masyarakat Islam Jawa Tengah yang sebenar-benarnya

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

https://merdekakreasi.co.id/buku/pkvgames/https://merdekakreasi.co.id/buku/bandarqq/https://merdekakreasi.co.id/buku/dominoqq/https://merdekakreasi.co.id/tentang-kami/
https://aku.ac.id/https://akperstg.ac.id/https://jpl.staiku.ac.id/https://jist.publikasiindonesia.id/