Gedor Inovasi Pembelajaran, Ini Strategi Baru Pendidikan Muhammadiyah Karanganyar Menuju Sekolah Unggulan

Sekolah-sekolah Muhammadiyah di Kecamatan Kebakkramat resmi mengadopsi sistem manajemen modern dan inovasi pembelajaran guna melompat cepat mengejar target pendidikan Muhammadiyah Karanganyar yang unggul dalam pembinaan intensif di MTC Sapen, Sabtu (20/06/2026).
Pimpinan Cabang Muhammadiyah (PCM) Kebakkramat menggelar agenda ini di Muhammadiyah Training Center (MTC) Sapen, Kebak, Kebakkramat. Langkah strategis tersebut menjadi jawaban nyata atas tantangan digitalisasi dan persaingan ketat dalam dunia pendidikan modern saat ini.
Ketua Pimpinan Daerah Muhammadiyah (PDM) Karanganyar, Muhammad Arief Babhier, menegaskan bahwa sekolah-sekolah di bawah naungan Muhammadiyah harus bergerak cepat. Lembaga pendidikan lokal tidak boleh lagi merasa puas dengan pencapaian standar yang ada sekarang.
“Pendidikan Muhammadiyah di Karanganyar, termasuk Kebakkramat, harus memiliki keunggulan kompetitif (competitive advantage). Kita harus bergerak cepat menuju lembaga yang unggul dan berkemajuan, tidak boleh berpuas diri dengan pencapaian saat ini,” ujar Muhammad Arief Babhier saat memberikan arahan pembinaan.
Fokus Inovasi Pembelajaran dan Budaya Mutu
Guna mewujudkan lompatan besar tersebut, penyelenggara menghadirkan para pakar pendidikan untuk membedah strategi transformasi sekolah. Penguatan kompetensi lulusan menjadi salah satu fokus utama dalam diskusi intensif ini.
Kaprodi PGSD FKIP UMS Surakarta, Murfiah Dewi Wulandari, memaparkan materi penting mengenai pentingnya mengubah budaya mutu sekolah. Menurutnya, inovasi pembelajaran dan adaptasi kurikulum yang dinamis merupakan kunci utama untuk melahirkan lulusan yang berdaya saing tinggi.
Selain aspek akademis, manajemen internal sekolah juga mendapat perhatian serius. Kepala Sekolah MIM Karanganyar, Sartini, turut membagikan praktik baik (best practices) mengenai pengelolaan lembaga yang profesional dan akuntabel. Sartini mengupas tuntas tata kelola administrasi modern, transparansi keuangan, hingga pola manajemen SDM sekolah.
Komitmen Bersama untuk Lembaga Unggul Berkemajuan
Akselerasi mutu pendidikan Karanganyar ini memerlukan keterlibatan aktif dari seluruh elemen pengelola sekolah. Ketua PCM Kebakkramat, Paryono, mengingatkan bahwa guru dan karyawan merupakan motor penggerak utama perubahan di lapangan.
“Amal Usaha Muhammadiyah, khususnya di bidang pendidikan, harus menjadi garda terdepan dalam mencetak generasi yang cerdas dan berakhlak mulia. Seluruh guru dan karyawan dituntut untuk terus meningkatkan profesionalisme,” kata Paryono dalam sambutannya.
Agenda strategis ini juga menjadi momentum penting bagi penguatan struktur organisasi. Pihak panitia melakukan penyerahan resmi Surat Keputusan (SK) Wakil Kepala Madrasah (Waka) MIM Nangsri oleh Romdloni sebagai bagian dari penyegaran manajemen.
Sebelum kegiatan berakhir pada pukul 12.00 WIB, seluruh peserta menyusun Rencana Tindak Lanjut (RTL) yang terukur. Langkah konkret ini memastikan bahwa hasil pembinaan guru dan karyawan langsung berjalan nyata di satuan pendidikan masing-masing demi mendongkrak mutu pendidikan Karanganyar.
Kontributor: Agus S
Editor: Alafasy



