Berita

Bukan Warisan Harta, MIM Derasan Ingatkan Wali Murid Soal Investasi Dunia Akhirat

PWMJATENG.COM, BOYOLALI – MIM Derasan Andong Boyolali bergerak taktis membangun sinergi awal tahun ajaran dengan menggelar seminar pengasuhan intensif bagi para orang tua. Melalui agenda parenting wali murid baru ini, pihak madrasah menekankan pentingnya kolaborasi rumah dan sekolah demi mencetak generasi Islami yang tangguh.

Kegiatan strategis menyambut tahun pelajaran 2026/2027 tersebut berlangsung di aula sekolah, Jumat (19/6/2026). Puluhan orang tua hadir memenuhi ruangan untuk menyamakan visi pendidikan karakter anak sejak dini.

Sinergi Dua Pilar Utama Madrasah dan Rumah

Kepala MIM Derasan, Sisyanto, membuka langsung acara dan menyampaikan orasi penting terkait esensi pendidikan dasar. Menurutnya, pihak madrasah tidak bisa berjalan sendirian tanpa dukungan pola asuh yang selaras dari lingkungan rumah. Keberhasilan belajar siswa bermuara pada komunikasi aktif serta keteladanan konkret yang orang tua tunjukkan sehari-hari.

“Madrasah dan keluarga merupakan dua pilar utama yang harus berjalan seiring secara konsisten,” ujar Sisyanto.

Guna mendukung target tersebut, manajemen MIM Derasan saat ini tengah meluncurkan program pendampingan khusus. Program baru ini dirancang untuk menjembatani evaluasi ibadah harian siswa antara guru kelas dan orang tua secara berkala.

Anak sebagai Investasi Masa Depan Orang Tua

Memasuki sesi utama, forum menghadirkan Ustaz Pujiono dari Tim Diklat Kepala Sekolah dan Penjamin Mutu Sekolah Muhammadiyah (Diksuspala) sebagai pembicara tunggal. Mengangkat tema besar mengenai anak sebagai aset spiritual, beliau mengajak jemaah mendefinisikan ulang makna kesuksesan membesarkan buah hati.

Ustaz Pujiono menjelaskan bahwa kesalahan fatal sebagian besar masyarakat modern adalah terlalu sibuk menumpuk harta materi untuk warisan. Sebaliknya, mereka sering kali abai dalam membekali anak dengan ketahanan akidah dan mentalitas islami. Padahal, doa dari anak yang saleh merupakan satu-satunya investasi abadi yang pahalanya terus mengalir pasca-kematian.

Solusi Pengasuhan Anak di Era Digital

Sesi diskusi interaktif kemudian mengalir hangat saat para peserta mulai berkonsultasi mengenai tantangan mendidik anak di era digital. Narasumber menekankan pentingnya membatasi gawai dan menggantinya dengan komunikasi yang hangat di dalam rumah. Budaya ibadah bersama menjadi benteng paling ampuh untuk menjaga anak dari pengaruh buruk lingkungan luar.

Melalui kegiatan parenting wali murid ini, pihak MIM Derasan berharap ikatan emosional antar-komunitas sekolah semakin erat. Langkah kolaboratif tersebut siap mengantarkan para peserta didik baru tumbuh menjadi generasi yang unggul dalam prestasi dan kokoh secara spiritual.

Kontributor: Pujiono
Editor: Ayma

Muhammadiyah Jawa Tengah

Muhammadiyah Jawa Tengah adalah gerakan Islam yang mempunyai maksud dan tujuan menegakkan dan menjunjung tinggi agama Islam sehingga terwujud masyarakat Islam Jawa Tengah yang sebenar-benarnya

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

https://middlepassage.dei.uc.pt/https://privacycolab.dei.uc.pt/https://cmd.dei.uc.pt/https://henrique.dei.uc.pt/
https://merdekakreasi.co.id/buku/pkvgames/https://merdekakreasi.co.id/buku/bandarqq/https://merdekakreasi.co.id/buku/dominoqq/https://merdekakreasi.co.id/tentang-kami/
https://simseam.ft.uns.ac.id/https://sipil.ft.uns.ac.id/slot gacorhttps://aku.ac.id/https://jpl.staiku.ac.id/https://jist.publikasiindonesia.id/slot gacorhttps://akperstg.ac.id/https://fisip.uisu.ac.id/https://lppm.isi-ska.ac.id/
https://hormon-osteoporosezentrum.de/judi bolahttps://saopaulodeolivenca.am.gov.br/slot gacorzonawin777zonawin777Pkv games