Cara Menjaga Kebersihan dalam Islam: Simak 5 Fitrah Sunnah Rasulullah Berikut!

PWMJATENG.COM, Temanggung — Pimpinan Ranting Muhammadiyah (PRM) Kertosari kembali mengadakan kajian rutin keislaman pada Jumat (1/5/2026). Acara ini berlangsung di Masjid Al Aitam, kompleks MCC Putra Temanggung. Seluruh jamaah dan santri MCC Putra mengikuti kegiatan ini dengan penuh semangat.
Syaefudin Djaesan, perwakilan Majelis Tarjih PDM Temanggung, hadir sebagai pemateri utama. Beliau mengupas tuntas mengenai pentingnya menjaga kebersihan dalam Islam. Selain itu, beliau menjelaskan bahwa merawat diri merupakan bentuk syukur kepada Sang Pencipta.
Makna Kebersihan sebagai Bagian Ibadah
Syaefudin menekankan bahwa kebersihan bukan hanya tentang penampilan lahiriah. Namun, hal ini berkaitan erat dengan kualitas ibadah seorang muslim. Menjaga tubuh tetap suci merupakan fitrah dasar yang wajib setiap umat pelihara secara konsisten.
“Islam mewajibkan umatnya untuk hidup bersih dan rapi,” ujar Syaefudin di sela kajian. Beliau menambahkan bahwa perawatan diri menurut Islam adalah bentuk nyata pengamalan agama. Oleh karena itu, kebersihan lingkungan juga harus menjadi perhatian utama bagi jamaah.
Panduan Praktis Perawatan Diri Menurut Sunnah
Materi kajian ini juga merinci langkah praktis dalam merawat tubuh. Syaefudin mengajak jamaah untuk rutin bersisir, mandi, dan menjaga kebersihan telinga. Kemudian, ia mengingatkan pentingnya bersiwak dan berkumur untuk menjaga kesehatan gigi dan mulut.
Selain itu, umat Islam sebaiknya memperhatikan kebersihan pakaian dan tempat tinggal. Menggunakan minyak rambut dan memotong kuku secara rutin juga termasuk dalam anjuran Nabi. Praktik sederhana ini membantu menciptakan kehidupan yang lebih sehat dan nyaman bagi sesama.
Memahami Lima Fitrah Sunnah Rasulullah
Sebagai penutup, pemateri mengisahkan betapa Rasulullah SAW sangat menjaga kerapian diri. Nabi merupakan teladan utama dalam mempraktikkan kebersihan dalam Islam. Selain itu, beliau menyebutkan lima fitrah sunnah yang tidak boleh terabaikan oleh muslim.
Lima hal tersebut meliputi khitan, mencukur kumis, serta mencukur bulu kemaluan. Selanjutnya, jamaah harus rutin memotong kuku dan mencabut bulu ketiak. Melalui kajian ini, PRM Kertosari berharap masyarakat semakin memahami dan mempraktikkan nilai-nilai kesucian dalam keseharian.
Baca Juga: Langkah Besar PDM Temanggung: Transformasi Menuju Muhammadiyah Jawa Tengah yang Lebih Modern
Kontributor : Reee
Editor: Al-Afasy



