Ribuan Jamaah Salat Idulfitri di Alun-Alun Wonosobo, Khatib Tekankan Transformasi Diri

PWMJATENG.COM, Wonosobo — Ribuan jamaah memadati Alun-Alun Wonosobo untuk melaksanakan salat Idulfitri 1 Syawal 1447 H, Jumat (20/3), dalam suasana khidmat dan penuh kebersamaan.
Sejak pukul 06.00 WIB, jamaah yang mengenakan pakaian rapi dan bersih telah memenuhi saf-saf yang disiapkan panitia. Salat Id kali ini mengusung tema “Transformasi Diri Menuju Islamul Hayah”, yang menekankan pentingnya mengamalkan nilai-nilai Islam dalam kehidupan sehari-hari.
Ibadah ini diikuti tokoh masyarakat, organisasi kemasyarakatan Islam, serta warga dari berbagai penjuru Wonosobo. Bertindak sebagai khatib, Burhan Isroi, M.Pd.I., yang menyampaikan pesan tentang pentingnya membentuk kepribadian Muslim yang utuh setelah menjalani Ramadan.
Pesan Transformasi Diri dalam Khutbah
Dalam khutbahnya, Burhan Isroi menjelaskan bahwa seorang Muslim yang berhasil adalah mereka yang memiliki pola pikir dan sikap yang selaras dengan ajaran Islam.
Ia menekankan bahwa Idulfitri bukan sekadar perayaan, tetapi momentum untuk kembali kepada fitrah serta memperkuat ukhuwah atau persaudaraan.
“Nilai-nilai Ramadan seperti kesantunan, ketakwaan, kebiasaan salat malam, dan semangat berinfak harus terus dijaga dalam kehidupan sehari-hari,” ujarnya.
Suasana Khidmat di Alun-Alun Wonosobo
Rangkaian ibadah berlangsung tertib dan penuh kekhusyukan. Kegiatan diawali dengan kumandang takbir, dilanjutkan salat dua rakaat berjamaah, dan khutbah yang berlangsung sekitar 20 menit.
Usai salat, suasana haru terasa saat jamaah saling berjabat tangan dan bermaaf-maafan sebelum kembali ke rumah masing-masing.
Momentum ini diharapkan menjadi titik awal bagi umat Islam untuk terus menjaga semangat ibadah dan memperkuat nilai-nilai kebaikan setelah Ramadan.
Kontributor: Rudyspramz
Editor: Al-Afasy



