Terjunkan 29 Santri, Muballigh Hijrah Mu’allimin-Mu’allimat Yogyakarta Warnai Dakwah Temanggung

PWMJATENG.COM, TEMANGGUNG — Geliat dakwah di Kabupaten Temanggung dipastikan semakin semarak menjelang bulan suci Ramadhan. Sebanyak 29 santri dari Pondok Pesantren Mu’allimin dan Mu’allimat Muhammadiyah Yogyakarta resmi diserahterimakan untuk menjalani program Muballigh Hijrah di wilayah Temanggung, Selasa (17/2).
Prosesi serah terima berlangsung khidmat secara paralel di dua lokasi, yakni Kantor Pimpinan Daerah Muhammadiyah (PDM) Temanggung dan Kantor Pimpinan Daerah Aisyiyah (PDA) Temanggung. Acara ini menjadi pintu gerbang dimulainya masa pengabdian para kader muda di tengah masyarakat.
Ke-29 muballigh muda ini akan diterjunkan ke berbagai titik strategis. Tercatat ada lima Pimpinan Cabang Muhammadiyah (PCM) yang menjadi lokasi pengabdian, yaitu PCM Kedu, Tembarak, Kranggan, Kowangan, dan Temanggung, serta penugasan khusus di SD Muhammadiyah Temanggung.
Program ini bukan sekadar tugas pondok, melainkan bentuk kontribusi nyata pesantren kader dalam memperkuat dakwah di tingkat akar rumput (cabang dan ranting). Melalui kehadiran para santri, diharapkan pembinaan keagamaan dan kegiatan ideologi di daerah semakin dinamis.
Kegiatan ini juga menjadi momentum penguatan sinergi antara pesantren tingkat pusat dengan struktur persyarikatan di daerah. Kolaborasi ini bertujuan untuk menciptakan kesinambungan pembinaan generasi muda Muhammadiyah yang berkelanjutan.
“Penugasan resmi ini diharapkan mampu memberikan kontribusi nyata dalam pembinaan umat sekaligus memperkuat ideologi Muhammadiyah di wilayah Temanggung,” ungkap salah satu perwakilan pimpinan dalam acara tersebut.
Dengan semangat kebersamaan, para muballigh hijrah kini telah siap berbaur dengan masyarakat Temanggung, membawa misi dakwah yang mencerahkan dan menggembirakan selama masa tugas mereka.
Editor: Al-Afasy



